NEWSTICKER
Percepatan pelayanan LPDB-KUMKM dilakukan agar pelaku koperasi dan UMKM tidak kehilangan momentum pada Ramadan (Foto:Dok)
Percepatan pelayanan LPDB-KUMKM dilakukan agar pelaku koperasi dan UMKM tidak kehilangan momentum pada Ramadan (Foto:Dok)

Jelang Ramadan, LPDB-KUMKM Kebut Layanan agar KUMKM Raih Untung

Ekonomi LPDB-KUMKM
M Studio • 18 Maret 2020 19:59
Jakarta: Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) akan mempercepat (speed up) pelayanan terhadap pelaku koperasi dan UMKM, mesti di tengah mewabahnya virus korona Covid-19 di Tanah Air.
 
Percepatan pelayanan dilakukan agar pelaku koperasi dan UMKM tidak kehilangan momentum pada Ramadan.
 
“Alhamdulillah, kebijakan Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo bahwa kita tidak boleh kendur, bahkan ada upaya melakukan speed up pelayanan karena ini menyangkut masa depan UMKM kita,” kata Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Jaenal Aripin, di sela kegiatan penyemprotan disinfektan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor LPDB-KUMKM, Jakarta, Rabu, 18 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kita tidak boleh berhenti. Dikurangi saja enggak boleh, apalagi berhenti karena ada momen bagus yang akan dimiliki oleh UMKM yakni puasa dan Lebaran. Di situlah panen mereka. Makanya, kita melakukan speed up agar momen itu bisa diraih oleh UMKM,” ucap Jaenal menambahkan.
 
Terjangan wabah virus korona tidak boleh menganggu kegiatan usaha UMKM. Apalagi Ramadhan merupakan momentum pelaku UMKM mendapatkan keuntungan yang besar. “Ini salah satu cara agar korona tidak terlalu memberikan dampak negatif terhadap pelaku UMKM,” katanya.


Penyemprotan Disinfektan


LPDB-KUMKM bersama Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang kantornya bersebelahan melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh sudut ruang kerja para direksi dan karyawannya guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Penyemprotan disinfektan ini melibatkan enam Petugas dari PT Metropolitan Pest Control.
 
Jaenal mengatakan langkah pencegahan penyebaran Covid-19 harus dilakukan bersama-sama, termasuk melibatkan unsur kementerian dan lembaga sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Apalagi, penyebaran Covid-19 sudah pada tahap mengkhawatirkan.
 
“Di Indonesia banyak yang terkena Covid-19 sebagai salah satu lembaga negara, kami (LPDB-KUMKM) mengikuti apa yang menjadi instruksi Presiden, apa yang menjadi instruksi Menteri Koperasi dan UKM di mana salah satu cara mencegah penyebaran Covid-19 dengan dilakukan clear and clean,” ucap Jaenal.
 
Jelang Ramadan, LPDB-KUMKM Kebut Layanan agar KUMKM Raih Untung
 
“Salah satu caranya adalah pada hari ini kita melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan dan fasilitas di lingkungan LPDB-KUMKM, termasuk kantor KASN. Kita koordinasi dengan mereka sehingga dipastikan di lingkungan kita tidak ada yang terlupakan untuk disemprot disinfektan,” ujarnya.
 
Melalui kegiatan penyemprotan disinfektan ini, pihaknya ingin memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh karyawan agar nantinya mereka tidak perlu khawatir ketika bekerja di kantor.
 
“Kedua kita juga ingin menunjukkan kepada teman-teman yang lain bahwa LPDB bisa bergerak lebih cepat dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19,” ucap Jaenal.
 
Sejak awal pekan ini, LPDB-KUMKM sudah membuat imbauan work from home (WFH), sebuah konsep karyawan dapat melakukan pekerjaannya dari rumah. Meski begitu, ia yakin bahwa WFH ini tidak akan mengganggu pelayanan LPDB-KUMKM terhadap mitra dan calon mitra.
 
“Sengaja karyawan kita buatkan kebijakan WFH, kalau sebelumnya mereka yang kondisi tertentu termasuk yang akses ke kantor itu menggunakan kendaraan umum, tapi khusus hari ini kita WFH seluruh karyawan,” ucapnya.
 
Pihaknya juga melakukan optimalisasi pemeriksaan kesehatan bagi karyawan di klinik LPDB-KUMKM, termasuk diberikan suntik vitamin C dan E. Begitu juga dilakukan pengecekan suhu tubuh bagi karyawan maupun para tamu yang datang.
 
“Siapa pun yang datang ke kantor LPDB-KUMKM akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, termasuk karyawan, outsourcing atau calon mitra. Semua kita lakukan pengecekan tanpa kecuali,” kata Jaenal.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif