Maskapai AirAsia - - Foto: dok AFP
Maskapai AirAsia - - Foto: dok AFP

Masih Terpapar Pandemi, Pendapatan AirAsia Turun 71%

Ekonomi airasia laporan keuangan Maskapai Asing pandemi covid-19
Annisa ayu artanti • 10 November 2020 11:37
Jakarta: Kinerja emiten maskapai penerbangan PT AirAsia Indonesia Tbk masih terpapar pandemi covid-19. Hal tersebut tercermin pada penurunan pendapatan sebesar 71,22 persen pada periode sembilan bulan 2020.
 
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dikutipMedcom.id, Selasa, 10 November 2020, pendapatan emiten berkode CMPP ini hanya sebesar Rp1,39 triliun. Jumlah itu turun signifikan dibandingkan capaian pada periode tahun lalu yang mencapai Rp4,83 triliun.
 
Pendapatan penerbangan berjadwal mengalami penurunan 71,43 persen dari Rp3,99 triliun menjadi Rp1,14 triliun. Sementara pendapatan dari penerbangan bagasi dan kargo mengalami penurunan 75,66 persen dan 19,9 persen menjadi Rp129,39 miliar dan Rp43,06 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seiring dengan penurunan pendapatan, AirAsia mencatat penurunan beban usaha dari Rp4,76 triliun menjadi Rp3,45 triliun. Beban bahan bakar mengalami penurunan cukup tajam karena sepinya penerbangan di masa pandemi.
 
Selain itu, AirAsia juga mencatat kenaikan beban keuangan dari Rp49,22 miliar menjadi Rp199,82 miliar. Beban tersebut semakin menekan kinerja perseroan.
 
Walhasil rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,71 triliun. Posisi ini berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun lalu yang mencatat laba Rp422 juta.
 
Per 30 September 2020, AirAsia mencatat total aset sebesar Rp6,68 triliun, meningkat 156 persen dari posisi akhir tahun lalu yang hanya Rp2,61 triliun.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif