Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Rroylinus Ratumakin
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Rroylinus Ratumakin

BPKN Minta Maskapai Jaga Kualitas Layanan Penumpang

Ekonomi bisnis maskapai konsumen
Antara • 13 Januari 2021 21:53
Jakarta: Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) meminta semua perusahaan maskapai untuk tetap menjaga kualitas layanan keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan penumpang.
 
"Jangan terpengaruh isu tarif murah yang seringkali kemudian menurunkan kualitas pelayanan (service)," kata Wakil Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN Firman T. Endipraja dilansir dari Antara, Rabu, 13 Januari 2021.
 
Ia menambahkan, yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah berkurangnya kualitas pemeliharaan (maintenance) pesawat dan membiarkan pesawat yang sudah uzur tetap dipakai, sehingga rawan terhadap keselamatan penerbangan dan akan berdampak kurang baik terhadap keamanan, kenyamanan, dan perlindungan konsumen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Diingatkan, murahnya tiket tidak akan mempengaruhi atau tidak mengurangi tanggung jawab maskapai penerbangan, serta masalah pengawasan yang ketat terhadap industri penerbangan oleh kementerian/lembaga terkait, sudah secara tegas diatur dalam berbagai regulasi, yang perlu saat ini dilakukan adalah mengoptimalkan implementasinya," katanya.
 
Ia mengakui bahwa akibat pandemi covid-19 memberi tantangan tersendiri, namun semua maskapai dan semua penerbangan tidak dapat dibenarkan apabila mengabaikan faktor keselamatan, kenyamanan, dan kesehatan.
 
Menurut dia, untuk menciptakan efesiensi sebaiknya dilakukan penghematan dari pos-pos lain.
 
"Perawatan pesawat tidak boleh dipangkas, hal ini bersifat wajib bagi jasa transportasi manapun karena menyangkut keselamatan penumpang," katanya.
 
Demi kesehatan konsumen, lanjut dia, maskapai penerbangan juga harus tetap mematuhi protokol kesehatan 3M di dalam pesawat dengan menjaga jarak antara duduk penumpang.
 
"Kami mendapat temuan adanya maskapai yang tempat duduknya penuh, tanpa ada jarak di antara penumpang," katanya.
 
Ketua BPKN RI Rizal E. Halim menambahkan BPKN telah menyampaikan beberapa rekomendasi pada 2017
tentang jasa pelayanan transportasi udara kepada Kementerian Perhubungan Indonesia Republik Indonesia (Kemenhub RI).
 
"Semoga harapan BPKN ini menjadi perhatian pemerintah untuk semakin meningkatkan standar keselamatan transportasi, khususnya dalam hal ini jasa penerbangan di Indonesia agar bisa memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan dan juga tetap menjaga kesehatan di masa pandemi kepada para penumpangnya dan menjamin perlindungan konsumen pada jasa penerbangan," jelasnya.
 
Atas musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ini, lanjut dia, BPKN akan terus mengawal proses hingga tuntas hak para penumpang atas kompensasi dan ganti rugi saat menggunakan jasa penerbangan Sriwijaya Air SJ 182 itu.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif