Ilustrasi holding farmasi. Foto : MI/Susanto.
Ilustrasi holding farmasi. Foto : MI/Susanto.

PT INUKI akan Dimasukkan dalam Anggota Holding Farmasi

Ekonomi industri farmasi Kementerian BUMN
Annisa ayu artanti • 15 Oktober 2020 14:57
Jakarta: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana memasukkan PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) atau INUKI menjadi anggota holding BUMN farmasi.
 
"Kementerian BUMN berencana untuk memasukkan INUKI ke dalam holding farmasi," kata Asisten Deputi Bidang Telekomunikasi dan Farmasi Kementerian BUMN Aditya Dhanwantara dalam diskusi virtual, Kamis, 15 Oktober 2020.
 
Aditya mengatakan telah menyampaikan inisiasi penambahan anggota holding tersebut kepada para pemangku kepentingan atau stakeholder. Nantinya, INUKI akan difokuskan untuk mendukung kedokteran nuklir di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap ini dapat selesai di 2021," ucapnya.
 
Aditya menuturkan holding BUMN farmasi memang telah terbentuk pada 31 Januari 2020 dengan anggota PT Bio Farma (Persero), PT Kimia Farma Tbk (KAEF), dan PT Indofarma Tbk (INAF) melalui Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020.
 
Namun pemerintah menilai perlu pengembangan riset kedokteran yang lebih untuk menjawab tantangan kesehatan di masa depan. Salah satunya adalah teknologi nuklir dalam dunia kesehatan. Oleh karena itu, INUKI dimasukan ke dalam holding BUMN farmasi untuk ikut terlibat dalam sektor riset dan pengembangan obat serta manufaktur.
 
"Kita akan fokus INUKI bisa mendukung BUMN farmasi," pungkasnya.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif