Ilustrasi. Foto: dok MI.
Ilustrasi. Foto: dok MI.

Perpanjangan PPKM Tak Dipermasalahkan Pelaku Usaha

Despian Nurhidayat • 05 Juli 2022 12:55
Jakarta: Pemerintah secara resmi telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia dari 5 Juli sampai 1 Agustus 2022. Menanggapi kebijakan tersebut, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Ketenagakerjaan Adi Mahfudz Wuhadji menegaskan hal tersebut tidak menjadi permasalahan bagi pelaku usaha.
 
"Adanya PPKM yang diberlakukan kembali dari 5 Juli sampai dengan 1 Agustus 2022, tidaklah masalah bagi kami sebagai pelaku usaha terhadap dampak tenaga kerja, tentu saja sebagainya tetap disesuaikan dengan level assessment untuk mengetahui tingkat kewaspadaan covid-19 tetap aman dan kondusif, khususnya di lingkungan tempat bekerja," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa, 5 Juli 2022.
 
Lebih lanjut, Adi Mahfudz menambahkan, kebijakan tersebut merupakan bentuk antisipasi agar pencapaian keamanan covid-19 yang selama ini sudah terjaga dan stabil dapat dijaga dan ditaati bersama. Dia pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan turut serta bersama pemerintah dalam menyikapi adanya peningkatan covid-19 dengan varian BA.4 dan BA.5.
 
Baca juga: Luhut: Vaksin Booster Bakal Jadi Syarat Mobilitas Dua Minggu Lagi

Selain itu, Kadin Indonesia Bidang Ketenagakerjaan juga telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak dalam mengantisipasi lonjakan covid-19 tersebut. "Di antaranya dengan ILO Jakarta untuk bersama-sama menyosialisasikan Panduan Pengawasan Ketenagakerjaan di masa pandemi covid-19 ini. Hal ini masih terus berjalan dan terus berproses dengan seiring kewaspadaan pencegahan pandemi covid-19, kususnya di lingkungan kerja," ujar Adi Mahfudz.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dihubungi terpisah, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Ketenagakerjaan Bob Azam meminta pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk mendistribusikan vaksin booster secara masif. Hal ini perlu dilakukan agar lonjakan ini tidak semakin parah dan membuat Indonesia mengalami PPKM ketat lagi nantinya.
 
"Tentunya kita jangan sampai balik ke periode sebelumnya. Baik dari policy, pengetatan, mobilitas maupun kasusnya itu sendiri. Oleh karena itu ditingkatkan upaya booster dan kebiasan baru yang bersih dan sehat sebagai kelanjutan gerakan 3M," pungkas Bob.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif