NEWSTICKER
Ilustrasi - - Foto: Medcom/ Aan
Ilustrasi - - Foto: Medcom/ Aan

Perum Perindo Ekspor Gurita ke Jepang di Tengah Pandemi Korona

Ekonomi ekspor indonesia-jepang Perum Perindo
Suci Sedya Utami • 19 Maret 2020 14:22
Jakarta: Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) mengekspor gurita ke Jepang di tengah pandemi korona (covid-19). Nilai ekspor kali ini mencapai USD75.150 atau setara Rp1,1 miliar.
 
Direktur Operasional Perum Perindo Arief Goentoro mengatakan pihaknya mengekspor kepada salah satu perusahaan di Negeri Sakura tersebut. Ekspor satu kontainer gurita dengan volume 15 ton ini merupakan tahap ke-3 yang dikirim ke Jepang.
 
Sebelumnya ekspor tahap pertama dan kedua pada November 2019 dan Februari 2020 masing-masing berkapasitas 15 ton. “Hasil laut gurita ini merupakan produk asli dari Unit Pengolahan Ikan (UPI) kami di Natuna. Dari Natuna dikirim dulu ke Jakarta lalu diekspor langsung ke Jepang,” kata Arief dalam keterangan resmi, Kamis, 19 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengiriman dari Natuna ke Jakarta, tutur dia, dilakukan pada 30 Maret 2020. Selanjutnya, ekspor dari Jakarta ke Jepang dikirim pada 4 April 2020, melalui Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta.
 
Gurita merupakan salah satu produk hasil laut Tanah Air yang diminati pasar internasional seperti Jepang. Bahan baku yang diekspor merupakan serapan seratus dari nelayan Indonesia.
 
Kegiatan ekspor tersebut adalah hasil kerja sama antara Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemkab Natuna, dan Perum Perindo.
 
Arief memprediksi permintaan ekspor gurita dari Natuna kian meningkat mengikuti musim puncak mulai akhir 2019 hingga awal 2020.
 
Sejak 2017 secara rutin produk olahan dari UPI Natuna yang dikelola Perum Perindo diekspor ke Singapura, melalui Tanjung Pinang.
 
Selain gurita, produk dari Natuna untuk ekspor adalah ikan-ikan dasar seperti kakap, kerapu, angoli, dan kurisi.
 
Perum Perindo mematok pendapatan usaha sebesar Rp1,058 triliun pada 2020. Sementara itu, Perum Perindo menargetkan produksi ikan dan hasil laut lainnya mencapai 28.500 ton.
 
Target produksi tersebut meliputi produksi lini perdagangan 25.003 ton, lini penangkaan hasil laut 2.013 ton dan lini budidaya 1.484 ton.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif