Ilustrasi menara telekomunikasi. Foto: Antara/Joko Sulistyo.
Ilustrasi menara telekomunikasi. Foto: Antara/Joko Sulistyo.

Penilaian KPPU Dinilai Penting Dalam Merger Indosat H3I

Medcom • 01 Oktober 2021 11:00
Jakarta: Merger yang dilakukan Indosat Ooredoo dengan Hutchison 3 Indonesia (H3I) dinilai langkah strategis dan lazim dilakukan untuk efisiensi. Namun merger tersebut harus mempertimbangkan persaingan usaha yang sehat di industri telekomunikasi.
 
“Pemeirntah harus jeli melihat dampak merger dan akuisisi ini kepada iklim persaingan usaha industri telekomunikasi Nasional. Karena merger ini berkaitan dengan penguasaan frekuensi,” kata Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia periode 2015-2020, Rolly Rochmad Purnomo, Jumat 1 Oktober 2021.
 
Rolly menyebut aturan merger dan akusisi sudah diatur dalam UU Cipta Kerja dan turunannya, salah satunya mempertimbangkan iklim persaingan usaha yang sehat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Pertimbangan dan penilaian Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) wajib dijalankan dalam memberikan persetujuan merger dan akusisi Indosat dan H3I,” ujarnya.
 
Rolly berharap merger dan akusisi tidak berdampak buruk terhadap persaingan usaha di industri telekomunikasi. KPPU, kata Rolly, dapat melakukan penilaian untuk melihat dampak dari merger.
 
“Mereka (KPPU) yang bisa melihat apakah threshold tertentu yang mengganggu persaingan usaha tersebut tercapai atau tidak. Jadi Kominfo juga harus melihat dampak terhadap persaingan usaha akibat merger Indosat dan H3I," kata Rolly.
 
Rolly menyebut penilaian atau evaluasi menyeluruh dari KPPU dibutuhkan di aksi korporasi Indosat H3I. Evaluasi diperlukan untuk mengidentifikasi apakah akan terbentuk entry barrier serta prilaku anti persaingan usaha yang dapat mengeksploitasi tarif.
 
“Apakah berpotensi mengakibatkan kolusi di industri telekomunikasi, apakah merger ini akan meningkatkan efisiensi atau tidak, dan apakah merger ini akan menghindarkan kepailitan atau tidak,” ujarnya.
 
Menurut Rolly, KPPU dan Kominfo merupakan lembaga independen yang memiliki kewenangan masing-masing dan tak bisa diintervensi
 
"Persetujuan merger yang dikeluarkan Kominfo harus mempertimbangkan masukan persaingan usaha dari KPPU. Seperti merger XL Axis ada catatan KPPU dan harus dipenuhi. Kalau tidak maka merger dan akusisi bisa dibatalkan KPPU," kata Rolly.
 
Menurut Rolly, frekuensi yang dimiliki perusahaan hasil merger Indosat H3I berpotensi menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Menurutnya, penumpukan dan penguasaan yang tidak adil dapat berdampak terhadap persaingan usaha yang tidak sehat.
 
"Pengalihan frekuensi sudah diatur dalam UU Cipta Kerja dan harus mendapatkan persetujuan Kominfo dengan mempertimbangkan persaingan usaha yang sehat," ujar Rolly.
 
(FZN)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif