Ilustrasi Garuda Indonesia - - Foto: Antara/ Fikri Yusuf
Ilustrasi Garuda Indonesia - - Foto: Antara/ Fikri Yusuf

Haji 2020 Batal, Garuda Indonesia Kehilangan Pemasukan

Annisa ayu artanti • 02 Juni 2020 13:13
Jakarta: PT Garuda Indonesia Tbk akan mencari pendapatan lain seiring dengan pembatalan penyelenggaraan ibadah haji 1441 H. Pasalnya, kontribusi pendapatan dari momen penerbangan haji sekitar 10 persen dari total pendapatan secara keseluruhan.
 
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan dibatalkannya penyelenggaraan haji tahun ini diperkirakan akan berdampak pada pendapatan maskapai pelat merah.
 
"Haji itu kontribusi 10 persen pendapatan Garuda ditahun-tahun sebelumnya. Kita cari pendapatan dari tempat lain," kata Irfan kepada Medcom.id, Selasa, 2 Juni 2020.

Irfan mengatakan pendapatan yang menjadi andalan maskapai di tengah kondisi pandemi ialah penerbangan domestik dan penerbangan khusus kargo.
 
"Salah satunya (penerbangan domestik)," ujarnya.
 
Meski demikian, Garuda Indonesia tengah mendiskusikan opsi penyesuaian tiket pesawat lantaran kapasitas penerbangan dibatasi hanya 50 persen. "Kita lagi diskusikan," ungkap dia.
 
Menteri Agama Fachrul Razi sebelumnya memastikan keberangkatan Jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M dibatalkan. Kebijakan ini diambil karena pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi korona yang belum usai.
 
"Saya hari ini telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M," kata Fachrul dalam keterangan tertulisnya.
 
Fachrul menjelaskan keputusan ini sudah melalui kajian mendalam. Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, dapat mengancam keselamatan jemaah.
 
Di dalam aturan agama Islam pun mengajarkan, menjaga jiwa adalah kewajiban yang harus diutamakan. Itu semua menjadi dasar pertimbangan dalam menetapkan kebijakan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(Des)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan