Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan. Foto: dok Pelindo.
Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan. Foto: dok Pelindo.

Kinerja Moncer Pascamerger, Pelindo Sukses Raup Laba Rp3,2 Triliun

Husen Miftahudin • 24 Juni 2022 23:02
Jakarta: Kinerja audited PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo tahun 2021 pascamerger meningkat. Perseroan berhasil catatkan laba sebesar Rp3,2 triliun, naik dibandingkan perolehan 2020 yang mencapai Rp3 triliun.  
 
Nilai laba bersih tersebut turut menyumbang peningkatan laba BUMN 2021 yang mencapai total Rp126 triliun, atau meningkat sebesar 869 persen dari laba 2020.
 
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo Ali Mulyono mengatakan, capaian positif ini sejalan dengan program merger yang telah dijalankan pada Oktober 2021 lalu, dimana perseroan telah membukukan pendapatan usaha senilai Rp28,8 triliun atau naik dibandingkan pendapatan usaha 2020 sebesar Rp26,6 triliun.
 
"Selain itu, Pelindo juga memberikan kontribusi pada negara melalui setoran dividen, PNBP, konsesi, PPh, PPN, dan PBB dengan nilai total Rp4,7 triliun pada tahun buku 2021. Salah satu fokus utama Pelindo pascamerger adalah transformasi operasional pada klaster petikemas melalui standardisasi dan sistemisasi pelabuhan," ujar Ali dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Juni 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hasilnya, sebut dia, selama hampir delapan bulan pascamerger terjadi peningkatan kinerja dan produktivitas di sejumlah pelabuhan. Peningkatan produktivitas bongkar muat diukur dengan parameter boks per kapal per jam (BSH) dan pengurangan port stay atau waktu sandar kapal di pelabuhan yang diukur dengan jumlah hari.
 
Di Terminal Peti Kemas (TPK) Belawan, jumlah bongkar muat naik lebih dari dua kali lipat dari 20 boks per kapal per jam menjadi 45 boks per kapal per jam. Kecepatan bongkar muat itu membuat waktu sandar kapal dapat berkurang menjadi setengahnya, dari dua hari menjadi hanya satu hari.
 
Peningkatan kinerja yang sama terjadi di TPK Makassar. Kecepatan bongkar muat dari 20 BSH menjadi 42 BSH dan waktu sandar juga bisa berkurang dari dua hari menjadi satu hari. Sejalan dengan TPK Makassar, Terminal Makassar New Port juga mengalami peningkatan kecepatan bongkar muat dari 20 BSH menjadi 39 BSH dengan standar waktu sandar yang berkurang dari dua menjadi satu hari.
 
Peningkatan kinerja terbaik ada di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Ambon. Peningkatan jumlah bongkar muat naik hampir tiga kali lipat, dari 12 boks per kapal per jam menjadi 35 boks.
 
"Dampaknya, jumlah waktu sandar dapat terpangkas dari tiga hari menjadi satu hari," tuturnya.
 
Bagi Pelindo, semakin pendeknya waktu sandar dan kecepatan bongkar muat membuat biaya operasional semakin efisien. "Ini tergambar dalam kinerja kuartal I-2022 dengan nilai laba bersih mencapai Rp670 miliar atau meningkat 46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," tutup Ali.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif