Ilustrasi produk semen Indonesia - - Foto: MI/ Pradipta
Ilustrasi produk semen Indonesia - - Foto: MI/ Pradipta

Pemerintah Antisipasi Kebutuhan Batu Bara untuk Industri Semen

Antara • 25 Januari 2022 22:33
Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengantisipasi kebutuhan batu bara untuk bahan baku utama industri semen pada 2022 hingga 2025.
 
"Pada 2021 penggunaan batu bara untuk industri semen mencapai 4,45 juta ton. Kemudian kami memetakan kebutuhan tahun ini akan meningkat hingga 15,02 juta ton," kata Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Selasa, 25 Januari 2022.
 
Kebutuhan batu bara hingga 15,02 juta ton juga akan berlanjut pada 2023. Jumlah ini diperkirakan meningkat menjadi 16,07 juta ton pada 2024 dan 2025.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini adalah antisipasi kami khususnya untuk memenuhi kebutuhan batu bara industri semen," ujar Ridwan.

 
Ridwan menambahkan, Kementerian ESDM selalu melakukan pengawasan dan evaluasi untuk memantau kebutuhan batu bara pada industri semen.
 
"Kami selalu melakukan pengawasan dan evaluasi dari waktu ke waktu. Jika ada kebutuhan di dalam negeri, maka kita akan memprioritaskan kebutuhan batu bara ini untuk dalam negeri terlebih dahulu," kata Ridwan.
 
Adapun realisasi produksi batu bara pada 2021 sebesar 614 juta ton dari rencana 625 juta ton. Dari jumlah tersebut, realisasi ekspor batu bara mencapai 434 juta ton dengan nilai USD31,6 miliar. Kemudian realisasi Domestic Market Obligation (DMO) pada 2021 sebesar 133 juta ton.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif