Indomaret. Foto: Medcom/Antonio.
Indomaret. Foto: Medcom/Antonio.

Viral dikabarkan Sejumlah Gerai Indomaret Tutup Sementara, Isu Lembur Karyawan Disorot

Arif Wicaksono • 01 Juni 2026 12:23
Jakarta:  Percakapan di media sosial X ramai membahas kabar penutupan sementara sejumlah gerai Indomaret di berbagai daerah pada 31 Mei hingga 1 Juni 2026.
 
Isu ini mencuat setelah sejumlah pelanggan mengaku mendapati toko yang biasa mereka kunjungi tidak beroperasi seperti biasanya.
 
Baca juga: Wangi Seharian, Bikin Mood Naik dengan 4 Parfum Indomaret Tahan Lama Ini!

Kondisi tersebut kemudian memicu berbagai spekulasi di kalangan warganet. Dalam sejumlah unggahan, isu penutupan gerai dikaitkan dengan persoalan ketenagakerjaan, khususnya terkait kebijakan upah lembur pada hari libur nasional.
 
Sejumlah pengguna X menyebut ada pekerja yang memilih tidak masuk kerja pada tanggal merah karena adanya ketidakpuasan terhadap mekanisme lembur. Namun, klaim tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya secara resmi.

“Katanya ada isu soal lembur, makanya beberapa toko tutup,” tulis salah satu akun dalam percakapan yang ramai dibagikan.
 
Pengguna lain juga mengaku mendapati gerai Indomaret di sekitar stasiun KRL tidak beroperasi. Situasi ini semakin memicu pertanyaan publik mengenai penyebab pasti penutupan sejumlah toko tersebut.
 
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menyebutkan adanya aksi mogok kerja berskala luas yang berdampak pada operasional seluruh gerai.
 
Di sisi lain, sebagian warganet menduga kebijakan kerja di masing-masing gerai dapat berbeda karena sistem operasional yang bersifat terdesentralisasi. Hal ini membuat keputusan terkait jadwal kerja dan tenaga operasional bisa bervariasi antar lokasi.
 
Isu ini sebelumnya juga sempat menjadi perhatian publik dan sejumlah media, yang mengaitkannya dengan polemik pembayaran lembur pada hari libur nasional. Persoalan tersebut disebut sempat memicu aksi protes dari sebagian pekerja.
 
Serikat Pekerja Nasional (SPN) sebelumnya menegaskan bahwa pekerja berhak menolak bekerja pada hari libur nasional, sementara bagi yang tetap bekerja, perusahaan wajib memberikan upah
lembur sesuai ketentuan.
 
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang memastikan bahwa penutupan sementara gerai Indomaret terjadi akibat aksi demonstrasi atau mogok kerja terorganisir.
 
Sebelumnya, PT Indomarco Prismatama (Indomaret) bersama serikat pekerja SPN dan SPMI telah mencapai sejumlah kesepakatan terkait pengaturan kerja di hari libur nasional dalam pertemuan yang difasilitasi Kementerian Ketenagakerjaan pada 26 Mei 2026.
 
Dalam pertemuan tersebut, disepakati beberapa poin penting, di antaranya pendataan ulang kesediaan pekerja untuk masuk kerja pada akhir Mei, penegasan sanksi terhadap intimidasi, serta komitmen pembayaran upah lembur bagi pekerja yang bertugas sesuai ketentuan.
 
Manajemen juga memastikan tidak akan menjatuhkan sanksi kepada pekerja yang mengikuti aksi unjuk rasa sebelumnya, serta berkomitmen menindaklanjuti perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dengan serikat pekerja.
 
Hingga berita ini diturunkan, operasional gerai Indomaret secara nasional belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait penutupan massal, sementara percakapan di media sosial masih terus berkembang.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan