Agar bantuan benar-benar diterima tepat waktu, pemerintah menyediakan layanan resmi yang memudahkan masyarakat mengecek status penerima bansos secara mandiri. Dengan memanfaatkan layanan ini, keluarga penerima manfaat (KPM) bisa mengetahui apakah namanya terdaftar serta kapan bantuan akan dicairkan.
Sekilas tentang Bansos PKH
PKH merupakan salah satu program bansos utama yang disalurkan pemerintah setiap tahun. Pada 2026, penyaluran bantuan tetap mengacu pada data keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam sistem Kementerian Sosial.Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan kategori penerima dalam satu keluarga. Pada 2026, bantuan PKH berkisar antara Rp225.000 hingga Rp1.000.000 per tahap, tergantung komponen penerima seperti ibu hamil, anak usia sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.
| Baca juga: Lengkap! Daftar Bansos yang Cair Januari 2026 |
Jadwal pencairan Bansos PKH
Seperti tahun-tahun sebelumnya, pencairan PKH dan BPNT pada 2026 dilakukan dalam empat tahap sepanjang tahun.Tahap 1: Januari - Maret
Tahap 2: April - Juni
Tahap 3: Juli - September
Tahap 4: Oktober - Desember
Waktu pencairan di tiap daerah bisa berbeda, sehingga KPM disarankan rutin mengecek status bantuan agar tidak terlewat.
Cara cek penerima Bansos PKH 2026
Pemerintah menyediakan layanan pengecekan bansos secara daring melalui situs resmi dan aplikasi. Berikut panduannya.Cek penerima Bansos lewat situs resmi Kemensos
- Kunjungi laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa
- Ketik nama lengkap sesuai KTP
- Masukkan kode captcha yang tertera
- Klik tombol “Cari Data” untuk melihat status penerima dan jenis bantuan
Cek penerima Bansos melalui aplikasi cek Bansos
-
Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Login atau buat akun baru jika belum memiliki
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai KTP
- Klik “Cari Data” untuk melihat hasil pengecekan
Cara cek penerima Bansos PKH 2026 secara offline
Bagi masyarakat yang kesulitan mengakses internet, pengecekan status bansos juga dapat dilakukan secara offline. Caranya dengan mendatangi Dinas Sosial (Dinsos) setempat sambil membawa NIK KTP atau Kartu Keluarga.Alternatif lainnya, KPM dapat menanyakan langsung kepada ketua RT/RW atau pihak kelurahan untuk memastikan apakah NIK terdaftar sebagai penerima PKH atau BPNT.
Dengan berbagai kanal pengecekan yang tersedia, masyarakat diharapkan aktif memantau status penerima bansos PKH 2026. Langkah ini penting agar bantuan dapat diterima tepat waktu dan sesuai hak masing-masing keluarga penerima manfaat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News