Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Arisudono Soerono. Foto Istimewa.
Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Arisudono Soerono. Foto Istimewa.

Danareksa Pelopori Gudang Ekspor Modern Terbesar di Indonesia

Husen Miftahudin • 15 September 2022 16:07
Jakarta: PT Danareksa (Persero) bersama dengan anggota Holding Danareksa, PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), mengembangkan gudang konsolidasi ekspor modern terbesar di Indonesia.
 
Pengembangan itu dilakukan melalui kerja sama antara anak usaha KBN, yakni PT Kawasan Berikat Nusantara Prima Logistik (KBNPL) dan PT APL Logistics (APLL). Gudang ini nantinya akan menjadi pilot project pertama APLL New Flow Center di Indonesia.
 
"Sebuah kebanggaan bagi Holding Danareksa, bahwa PT KBNPL dapat bekerja sama dengan APLL, yakni perusahaan yang berpengalaman dalam bidang supply chain di berbagai bidang industri dengan skala global. Kerja sama dengan APLL diharapkan semakin mendorong proses bisnis maupun posisi KBN setara dengan perusahaan kelas dunia," ucap Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Arisudono Soerono dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ari menekankan, Holding Danareksa berkomitmen untuk menjadikan anggota subklaster kawasan industri menjadi pengelola kawasan yang paling lengkap untuk investor. Karena itu, PT KBN melalui anak usahanya dan PT KBNPL telah menjawab tantangan itu.
 
"Kami meyakini di masa mendatang, kawasan logistik industri akan terus memiliki peran yang signifikan dalam memperkuat perekonomian Indonesia dan proyek ini tentunya semakin meningkatkan ekosistem Holding Danareksa untuk ke depannya," tambah Ari.
 
Kerja sama ini merupakan bentuk tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman PT KBN Prima Logistik dan PT APL Logistics pada Maret lalu yang ditandatangani oleh Direktur PT KBN Prima Logistik Toha Muzaqi dan Direktur APLL Muhammad Azfar Khan.
 
Baca juga: Jokowi Yakin Laju Inflasi Akibat Penaikan BBM Bisa Ditekan, Ini Syaratnya

 
Dalam Nota Kesepahaman tersebut disepakati APLL akan menggunakan area seluas kurang lebih 32.682 meter persegi di KBN Kawasan Marunda Blok C-05 untuk 10 tahun ke depan dan dapat diperpanjang untuk masa berikutnya dengan komitmen volume yang keluar mencapai 400 ribu meter kubik per tahun.
 
Terbentuknya kerja sama ini, turut membuka peluang dan menjadikan lahan potensial PT KBN di Blok C.05 Kawasan Marunda sebagai area pengembangan usaha baru yang terintegrasi dengan pelabuhan yang dapat mengangkut kontainer siap ekspor APLL. Proyek dengan APLL ini juga di desain dengan menerapkan prinsip proses kerja dan teknologi yang state of the art serta diharapkan untuk menjadi pusat logistik paling modern di Asia Tenggara.
 
Direktur PT KBN Alif Abadi mengatakan, sesuai dengan arah pengembangan Kawasan KBN yang sudah disepakati, nantinya di Container Freight Station (CFS) atau Gudang Konsolidasi Ekspor tersebut, KBNPL akan menyediakan layanan logistik, mulai dari stuffing, stripping, handling in, handling out, dan lift off, lift on container isi dan kosong, termasuk pengurusan jasa logistik lainnya, seperti dokumen kepabeanan, labelling, trucking, dan lainnya.
 
"Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun Kawasan KBN menjadi kawasan industri dengan ruang lingkup bisnis skala global," tuturnya.
 
PT KBN Prima Logistik (KBNPL) merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) yang bergerak di bidang jasa Forwarding, Depo, Bongkar Muat, Dokumen Exim, serta layanan Intersuler. Sementara, APLL merupakan bagian dari Kintetsu World Express Group, penyedia jasa logistik skala internasional.

 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif