Ilustrasi. Foto: AFP/Adek Berry.
Ilustrasi. Foto: AFP/Adek Berry.

Aliran Dana di Hari Raya Lebaran Mampu Genjot Perekonomian RI

Ekonomi Pertumbuhan Ekonomi Kadin Ekonomi Indonesia konsumsi rumah tangga Lebaran 2022 Mudik Lebaran 2022
Annisa ayu artanti • 01 Mei 2022 17:11
Jakarta: Perputaran uang yang terjadi pada Idulfitri diyakini akan menggenjot tumbuhnya konsumsi rumah tangga yang sangat tajam, serta akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
 
Pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal II-2022 sebesar tujuh persen. Sedangkan target pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini berkisar 5-5,5 persen.
 
"Momentum Idulfitri tahun ini akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional," kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang dalam keterangan resminya kepada Medcom.id, Minggu, 1 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sarman mengungkapkan, sebagai pengusaha dirinya sangat berharap agar masyarakat agar tetap prokes (protokol kesehatan) selama perjalanan mudik dan merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
 
Hal itu ditekankannya lantaran Indonesia belum bebas dari covid 19. Menurutnya, kedisiplinan dari semua pihak saat mudik dan Idulfitri diharapkan agar tidak menghambat proses pemulihan ekonomi.
 
Sarman mengimbau kepada penduduk daerah tujuan masing-masing, agar dapat memanfaatkan momentum liburan mudik tahun ini menjadi peluang usaha dengan menjual berbagai makanan khas daerah, batik serta souvenir khas daerah yang diminati para pemudik untuk dibawa kembali ke kotanya.
 
"Sehingga liburan Idulfitri tahun ini dapat memperbaiki perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa," ucapnya.
 
Dia memperkirakan dana sebesar Rp28 triliun hingga Rp42 triliun diperkirakan akan mengalir dari kota ke daerah tujuan mudik selama Idulfitri 2022.
 
Prediksi tersebut dengan asumsi jika jumlah yang mudik sekitar 85 juta orang dan rata-rata per keluarga tiga orang, maka jumlah yang mudik kurang lebih sekitar 28 juta keluarga.
 
"Jika rata-rata per keluarga membawa minimal Rp1 juta saja maka uang yang mengalir ke daerah paling sedikit Rp28 triliun, jika membawa rata-rata Rp1,5 juta per keluarga maka potensi perputaran dikisaran Rp42 triliun," ucapnya.
 
Dengan animo mudik yang sangat besar tahun ini diyakini dapat menggerakan perekonomian daerah dan meningkatkan produktivitas berbagai sektor usaha.
 
"Perayaan dan masa libur Idulfitri di Indonesia merupakan momentum untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, karena menjadi puncak perputaran uang terbesar di Indonesia," jelasnya.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif