Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani

Mendag: Kontribusi Ritel Tetap Tinggi Selama Pandemi

Ekonomi Virus Korona ritel Kementerian Perdagangan
Ilham wibowo • 13 November 2020 09:35
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyampaikan kontribusi bisnis ritel bagi pertumbuhan ekonomi tetap tinggi di tengah pandemi covid-19. Pemerintah akan terus mendorong agar bisnis ritel tetap tumbuh.
 
"Kontribusi bisnis ritel dalam perekonomian Indonesia pada triwulan III-2020 tetap tinggi. Jika melihat sumbangsihnya bagi Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan III-2020, kontribusi ritel dari sisi perdagangan tercatat 12,83 persen dan dari sisi konsumsi 57,31 persen," kata Agus, dalam webinar Asosiasi Ritel Pengusaha Indonesia (Aprindo), Kamis, 13 November 2020.
 
Selama lima tahun terakhir, lanjut Agus, sektor perdagangan selalu berkontribusi lebih dari 10 persen terhadap PDB, sedangkan konsumsi selalu memberikan kontribusi lebih dari 50 persen terhadap PDB. Saat ini, pemerintah berupaya terus mendorong pertumbuhan bisnis ritel agar pertumbuhan ekonomi nasional ikut terkerek.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk menjaga kinerja sektor ritel tetap tumbuh selama pandemi covid-19 ini, antara lain dengan usulan pemberian stimulus ekonomi untuk sektor ritel, pembukaan aktivitas perdagangan dengan protokol kesehatan yang ketat, dan dukungan terhadap transformasi digital," papar Agus.
 
Dukungan stimulus fiskal telah diberi agar sektor ritel bisa mendorong pemulihan ekonomi nasional. Aktivitas perusahaan termasuk produktivitas tenaga kerja juga diharapkan bisa terjaga. "Dengan insentif pajak, beban pengeluaran pelaku usaha ritel dapat berkurang sehingga pelaku usaha dapat terus beroperasi dan menjaga arus kas perusahaan mereka," ungkapnya.
 
Mendag Agus juga menekankan pentingnya transformasi digital di sektor ritel. Perubahan pola belanja masyarakat ke belanja daring akibat covid-19 ini dapat disikapi sebagai momentum yang baik bagi para pengusaha retail untuk melakukan transformasi digital.
 
"Niaga elektronik yang menjadi salah satu strategi penanganan covid-19 dapat dimanfaatkan untuk menjaga kinerja dan mengembangkan bisnis di sektor retail. Dengan niaga elektronik, pelaku retail dapat menjangkau konsumen dalam skala yang lebih luas, bukan hanya untuk penjualan di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif