Ilustrasi kebutuhan batu bara - - Foto: AFP
Ilustrasi kebutuhan batu bara - - Foto: AFP

Adaro Energy Siapkan Perpanjangan Kontrak Batu Bara

Ekonomi batu bara pertambangan adaro energy
Annisa ayu artanti • 28 Agustus 2020 20:46
Jakarta: PT Adaro Energy Tbk menyiapkan perpanjangan kontrak batu bara yang akan habis pada 2022. Perpanjangan kontrak ini paling lambat dilakukan satu tahun sebelum masa kontrak berakhir sesuai dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara.
 
"Berdasarkan aturan yang berlaku saat ini kami sedang mempersiapkan syarat untuk pengajuan PKP2B tersebut," kata Corporate Legal Counsel Adaro Energy Sylvia Trianasari Tambunan dalamPublic Expose Live 2020, Jumat, 28 Agustus 2020.
 
Setelah persyaratan sudah terpenuhi, emiten tmabang ini segera mengajukan permohonan perpanjangan kepada pemerintah. "Setelah segala syarat tersebut bisa terpenuhi maka kami langsung mengajukan permohonan," ucapnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adaro Energy merupakan satu dari tujuh perusahaan batu bara generasi pertama yang habis memasuki habis kontrak. Dari tujuh perusahaan tersebut, baru tiga perusahaan yang mengajukan perpanjangan izin.
 
Ketiga perusahaan ini disebutkan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Ridwan Djamaludin dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR-RI adalah PT Arutmin Indonesia, PT Kaltim Prima Coal dan PT Multi Harapan Utama.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif