NEWSTICKER
Ilustrasi. FOTO: MI/ARYA MANGGALA
Ilustrasi. FOTO: MI/ARYA MANGGALA

Kemendag: Daging Kerbau Impor Masuk Sebelum Ramadan

Ekonomi daging daging kerbau
Ilham wibowo • 26 Maret 2020 10:25
Jakarta: Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Suhanto memastikan stok daging kerbau impor akan masuk sebelum Ramadan. Penugasan impor telah diberikan kepada Perum Bulog (Persero).
 
"Harapan kami sebelum Ramadan daging ini sudah masuk di pasaran dan stabilkan harga daging di pasaran," kata Suhanto, melalui video konferensi, Rabu, 25 Maret 2020.
 
Selain Bulog, Kemendag juga menugaskan kepada perusahaan BUMN lain untuk mempercepat proses impor. Total kuota impor daging kerbau yang diberikan yakni sebanyak 170 ribu ton. "Saat ini untuk Bulog telah dikeluarkan izin impornya dalam proses memasukan daging kerbau tersebut," tuturnya.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Suhanto menambahkan pihaknya berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok di tengah keadaan sulit saat ini karena mewabahnya virus korona covid-19. Seluruh jajaran Kemendag dan dinas perdagangan daerah diminta tetap melayani kebutuhan masyarakat sembari waspada penularan wabah.
 
Berdasarkan pantauan Kemendag pada 24 Maret 2020, harga rata-rata nasional untuk beras, minyak goreng, tepung terigu, kedelai, daging sapi, telur ayam ras, dan bawang merah umumnya relatif stabil. Sementara itu daging ayam ras, cabe merah keriting, dan cabe merah besar harganya turun dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
 
Adapun komoditas yang mengalami kenaikan harga yaitu gula pasir dan cabe rawit merah. Gula pasir naik 23,4 persen dibanding bulan sebelumnya menjadi Rp17.781 per kg atau 42,25 persen di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp12.500 per kg. Sedangkan cabe rawit merah naik 8,45 persen menjadi Rp48.500 per kg dibandingkan bulan sebelumnya.
 
"Secara umum kondisi pasokan bapok cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai dengan puasa di bulan Ramadan dan Idulfitri 2020. Khusus untuk bawang putih dan gula pasir, saat ini sedang diupayakan ada penambahan stok melalui importir dan penugasan BUMN," pungkas Suhanto.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif