Ilustrasi koperasi. Foto: MI/IIs Zatnika
Ilustrasi koperasi. Foto: MI/IIs Zatnika

Koperasi Perlu Berinovasi Lepas Citra Lembaga Usang

Ekonomi Kementerian Koperasi dan UKM koperasi
Ilham wibowo • 13 Agustus 2020 16:53
Jakarta: Koperasi perlu segera melepas citra usang yang identik dengan kelompok kalangan masyarakat usia tua. Sistem usaha yang erat dengan asas kekeluargaan ini diyakini bisa beradaptasi di zaman modern.
 
Executive Committee Indonesian Consortium for Cooperative Innovation (ICCI) Firdaus Putra mengatakan bahwa inovasi menjadi hal penting yang harus dilakukan oleh pengelola koperasi. Pemanfaatan teknologi digital, misalnya, perlu segera diterapkan di berbagai produk agar bisa menciptakan efisiensi.
 
"Berdasarkan hasil riset kami kepada 1.050 responden yang terdiri dari 81,71 persen pegawai dan 18,29 persen manajer, sebanyak 77,6 persen menganggap bahwa koperasi sangat memerlukan inovasi agar mampu beradaptasi dengan kondisi saat ini," kata Firdaus dalam webinar, Kamis, 13 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Firdaus, dalam melakukan inovasi setidaknya memahami skala prioritas yang perlu dilakukan dalam pengembangan. Inovasi yang paling penting perlu terjadi pada sumber daya manusia (SDM), pemasaran, peningkatan kualitas produk dan digitalisasi.
 
"Koperasi harus hadir dalam ekosistem digital dengan membangun kolaborasi bersama dengan pelaku digital lainnya. Hal ini akan menyebabkan anggota koperasi dapat lebih mudah mengakses layanan koperasi di manapun dan kapan pun," ujarnya.
 
Firdaus menambahkan bahwa koperasi sudah memiliki visi dan misi yang kuat untuk mampu bertahan dari hambatan berinovasi. Hal ini karena koperasi memiliki asas kekeluargaan yang mana seluruh hambatan harus bisa diatasi bersama.
 
"Visi dari anggota untuk anggota senantiasa harus dipegang teguh para pengurus," tuturnya.
 
Smentara itu, Deputi Bidang Kelembagaan Kemenkop dan UKM Rully Nuryanto menegakkan bahwa koperasi masih sangat relevan untuk dimanfaatkan dalam pengembangan usaha. Komunitas masyarakat yang memiliki usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan terkonsolidasi sistem koperasi pun sangat berpeluang tumbuh besar.
 
"Koperasi sebagai perusahaan masa depan sangat relevan. Perusahaan yang dimiliki dan dikelola bersama sangat cocok ketika kita menghadapi pandemi. Pola hubungan karyawan dan manajer akan beda ketika sekaligus keduanya sebagai pemilik usaha," tuturnya.

 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif