Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. FOTO: Kemenperin
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. FOTO: Kemenperin

Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Prioritaskan Vaksin Booster bagi Pekerja Industri

Husen Miftahudin • 26 Februari 2022 11:43
Jakarta: Pemerintah terus menjaga keberlangsungan sektor industri agar tetap produktif di tengah masa pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. Upaya tersebut termasuk melaksanakan program vaksinasi bagi seluruh pekerja dan keluarganya serta masyarakat di lingkungan sekitar pabrik.
 
"Industri manufaktur merupakan sektor produktif dan merupakan tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, industri harus tetap beroperasi demi pemulihan ekonomi," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 26 Februari 2022.
 
Agus menjelaskan, pemerintah melaksanakan program vaksinasi untuk pekerja industri guna meningkatkan imunitas pekerja dan memastikan kegiatan industri dapat berjalan. Program vaksinasi tersebut telah dilaksanakan pada 2021 dan saat ini telah mencapai 87,73 persen dari sasaran vaksinasi dosis lengkap (vaksinasi dosis pertama dan kedua).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sesuai arahan Bapak Presiden, kita harus menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi para pekerja. Upaya vaksinasi untuk tenaga kerja dan keluarga harus terus kita gencarkan. Apalagi, dengan adanya penyebaran Omicron yang sangat tinggi saat ini, salah satu cara untuk menekannya adalah tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin," tegasnya.
 
Dengan munculnya berbagai varian baru covid-19, maka perlu dilakukan pemberian vaksin dosis ketiga (vaksin booster). Vaksinasi booster diharapkan dapat meningkatkan proteksi bagi tubuh kita dari serangan covid-19.
 
"Kepentingan bagi kami dari Kemenperin, sesuai arahan Presiden, sektor produktif diminta untuk tidak terganggu dari penyebaran covid-19. Jadi vaksinasi untuk para pekerja industri ini juga menjadi prioritas pemerintah. Upaya ini agar para pekerja bisa bekerja secara optimal dan produktif, sehingga pada ujungnya akan memacu pertumbuhan ekonomi," papar Agus.
 
Kegiatan pemberian vaksin booster kepada pekerja industri dimulai dengan kick off yang diresmikan langsung Presiden Jokowi dengan didampingi Menperin Agus dan Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin, yang dilaksanakan di PT Komatsu Indonesia, Jakarta Utara, dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology, Kawasan Industri Marunda Centre, Kabupaten Bekasi.
 
Dalam agenda tersebut, Jokowi menyampaikan arahan agar pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga untuk pekerja industri dan kawasan industri menjadi prioritas dan dapat terus dilanjutkan. Dengan demikian, industri tetap berjalan dengan optimal sehingga dapat meningkatkan perekonomian nasional.
 
"Vaksin penguat ini kita harapkan di sektor industri tidak mengganggu aktivitas produksinya sehingga bisa memberikan kekuatan yang lebih kepada ekonomi. Ekspor bisa jalan terus. Kami harapkan juga pemberian vaksin ketiga ini terus bergerak ke kawasan dan pabrik industri lainnya agar kita bisa mencegah para pekerja dari terpapar covid-19," harap Jokowi.

Total pekerja yang divaksin

Adapun total pekerja yang divaksin pada pelaksanaan sesi pertama mencapai 86.532 orang, sedangkan total pekerja yang divaksin pada pelaksanaan sesi kedua mencapai 59.109 orang. "Jadi, total pemberian vaksin booster kepada para pekerja industri lebih dari 140 ribu orang. Program ini akan terus berlanjut," tutur Agus.
 
Pemberian vaksin booster dilakukan serentak di 12 lokasi, salah satunya di PT HM Sampoerna Tbk (Plant Rungkut 1) Surabaya. Perwakilan Manajemen HM Sampoerna Cicilia Tri Sulistyawati menyampaikan bahwa mulai 24 Februari 2022 hingga dua hari ke depan, pihaknya akan melakukan vaksin booster bagi 5.900 karyawan untuk pabrik-pabrik yang berlokasi di Surabaya.
 
"Sebagai salah satu perusahaan padat karya dengan 65 ribu karyawan langsung dan tidak langsung, kami terus melakukan upaya optimal dalam memprioritaskan kesehatan dan keselamatan setiap karyawan. Salah satunya dengan memfasilitasi vaksinasi booster," ucapnya.
 
Sebelumnya, proses vaksinasi booster bagi karyawan Sampoerna telah dilakukan sejak awal Februari 2022, dimulai dari Karawang dan akan dilanjutkan bagi fasilitas lainnya. Tahun lalu, seluruh karyawan Sampoerna sudah menerima vaksinasi dosis pertama dan kedua.
 
"Seiring dengan percepatan vaksinasi, kami juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan arahan dan peraturan pemerintah. Kami optimis bahwa upaya gotong-royong yang dilakukan dalam menanggulangi pandemi akan menghasilkan capaian yang baik," tutup Cicilia.

 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif