Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan, kenaikan harga ini mempengaruhi analisa penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode April 2022. Ketentuan HPE periode April 2022 ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 14 Tahun 2022.
"Beberapa komoditas yang pada periode lalu mengalami kenaikan harga masih tetap menunjukkan kenaikan harga pada periode April 2022 ini. Misalnya, konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite)," ujar Wisnu dalam keterangan tertulis, Jumat, 1 April 2022.
Wisnu melanjutkan bahwa kenaikan harga juga terjadi pada konsentrat timbal dan konsentrat seng yang pada periode lalu mengalami penurunan harga. Hal ini dikarenakan masih tingginya permintaan dunia atas produk-produk pertambangan tersebut.
"Sementara itu, untuk komoditas konsentrat mangan dan komoditas pellet konsentrat pasir besi tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya," terangnya.
Adapun produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode April 2022 adalah konsentrat tembaga dengan harga rata-rata sebesar USD3.629,42 per weight equivalent (WE) atau naik sebesar 3,84 persen; konsentrat besi (hematit, magnetit) dengan harga rata-rata sebesar USD 127,90 per WE atau naik sebesar 3,30 persen; konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan harga rata-rata sebesar USD65,36 per WE atau naik sebesar 3,30 persen.
Kemudian konsentrat timbal dengan harga rata-rata sebesar USD988,50 per WE atau naik sebesar 2,73 persen; konsentrat seng dengan harga rata-rata sebesar USD1.116,82 per WE atau naik sebesar 17,46 persen; konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) dengan harga rata-rata sebesar USD76,37 per WE atau naik sebesar 3,30 persen.
Selanjutnya konsentrat ilmenit dengan harga rata-rata sebesar USD502,48 per WE atau naik sebesar 2,16 persen; konsentrat rutil dengan harga rata-rata sebesar USD1.523,48 per WE atau naik sebesar 2,32 persen; serta bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite) dengan harga rata-rata sebesar USD47,03 per WE atau naik sebesar 10,35 persen.
"Sedangkan untuk konsentrat mangan dengan harga rata-rata USD221,68 per WE dan pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) dengan harga rata-rata USD117,98 per WE tetap tidak mengalami perubahan," jelasnya.
Sama halnya dengan periode-periode sebelumnya, lanjut Wisnu, penetapan HPE periode April 2022 ini dilakukan dengan terlebih dahulu meminta masukan tertulis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sedangkan untuk perhitungan usulan harga diperoleh dari berbagai sumber, seperti Asian Metal, Iron Ore Fine Australian, dan London Metal Exchange (LME).
"Kemudian, HPE ditetapkan setelah dilakukan rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait, antara lain Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian," tutup Wisnu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News