Ilustrasi Prodia mengandalkan layanan tes covid-19 selama pandemi - - Foto: dok Prodia
Ilustrasi Prodia mengandalkan layanan tes covid-19 selama pandemi - - Foto: dok Prodia

Kasus Covid Terkendali, Prodia Ubah Strategi Bisnis

Annisa ayu artanti • 07 April 2022 20:18
Jakarta: Emiten PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) tidak lagi mengandalkan layanan tes covid-19 seiring dengan terkendalinya kasus virus korona di Tanah Air.
 
Pasalnya, 16 persen atau Rp425,6 miliar dari total pendapatan perseroan di 2021 berasal dari tes PCR, antigen, dan antibodi.
 
Direktur Prodia Indriyanti Rafi S mengatakan pihaknya akan mengandalkan bisnis layanan noncovid yang telah dijalankan sejak 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dengan menurunnya kasus covid yang sudah kita rasakan di kuartal IV, sebetulnya Prodia dari 2021 kita fokus untuk pemeriksaan non covid. Kenapa? karena kita percaya sekali pemerintah di 2021 akan menyukseskan terkait vaksinasi," katanya dalam paparan publik virtual, Kamis, 7 April 2022.
 
Ia meyakini kesuksesan vaksinasi akan berlanjut pada 2022 dan tahun berikutnya. Oleh karena itu, Prodia akan memaksimalkan layanan noncovid, yang dibantu dengan database pelanggan saat ini.
 
"Apa yang kita fokuskan sebagai strategi kita di 2022, adalah tentunya memanfaatkan database yang pertumbuhannya 6,6 persen. Kami memiliki 6 juta database pelanggan dan kita memanfaatkan database tersebut untuk berbagai aktivitas pendapatan Prodia," jelasnya.
 
Selain itu, Prodia juga akan berfokus pada digitalisasi pada pelayanan home service.
 
"Adanya pandemi digitalisasi meningkat sangat cepat. Selain itu kami memiliki layanan yang dibutuhkan yaitu home service. Tentunya kami akan melayani untuk pelanggan yang membutuhkan," pungkasnya. 
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif