Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengklaim keberhasilannya bisa menambah jumlah nasabah PT Permodalan Nasional Madani atau PNM (Persero) dalam program Mekaar. Dalam hal ini, nasbah Mekaar sebagian besar merupakan ibu rumah tangga yang membuka usaha kecil.
Erick menyebut jumlah nasabah Mekaar bertambah sebanyak 5,2 juta orang. Penambahan jumlah ini lebih cepat dari jumlah nasabah dalam kurun waktu 3-4 tahun sebelumnya yang totalnya sebesar 5,8 juta nasabah.
"Jadi sekarang nasabah Mekaar 10,8 juta," kata Erick, dalam peluncuran peningkatan mutu sistem pengadaan BUMN, Kamis, 9 September 2021.
Ia mengatakan jumlah nasabah Mekaar bahkan bisa mengungguli Grameen Bank yang sebesar 9,1 juta. Grameen Bank merupakan organisasi kredit mikro yang dimulai di Bangladesh dengan memberikan pinjaman kecil pada masyarakat yang tidak mampu tanpa adanya jaminan atau agunan.
Erick mengatakan apabila satu nasabah tersebut bisa mempekerjakan minimal satu pegawai dalam usaha yang dijalankannya, maka program Mekaar ini bisa membantu membuka lapangan pekerjaan bagi 5,2 juta orang.
Lebih jauh, Erick ingin agar BUMN dapat merangkul unit-unit usaha kecil agar bisa berkembang. Selain itu ia juga ingin agar program-program yang dijalankan BUMN bisa membuka lapangan pekerjaan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan