PLN. Foto : MI/Irfan.
PLN. Foto : MI/Irfan.

PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk Tiga Kabupaten di Papua

Suci Sedya Utami • 24 Agustus 2021 21:25
Enarotali: PT PLN (Persero) menghubungkan jaringan kelistrikan pada tiga Kabupaten di Papua yakni Dogiyai, Deiyai serta Paniai. Investasi yang digelontorkan mencapai Rp21,6 miliar.
 
Sambungan jaringan ini berdampak meningkatnya jam nyala harian dari yang sebelumnya 18 jam menjadi 24 jam penuh. PLN telah menyiapkan enam mesin pembangkit berkapasitas total 3,6 megawatt (MW) untuk menyuplai listrik ke 6.342 pelanggan di wilayah tersebut. Dengan beban puncak penggunaan listrik saat ini berkisar dua MW, PLN masih memiliki cadangan daya sebesar 1,6 MW.
 
"Semoga penambahan jam nyala listrik ini dapat memberikan manfaat yang baik, serta mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi, layanan kesehatan, pendidikan dan lainnya bagi masyarakat di Dogiyai, Deiyai dan Paniai," ujar Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nabire, Manihar Hutajulu dalam keterangan resmi, Selasa, 24 Agustus 2021.

Manihar menjelaskan dari sisi jaringan listrik, PLN telah menghubungkan sistem kelistrikan di tiga kabupaten tersebut dengan total panjang jaringan mencapai 200,02 kilometer sirkuit (kms). PLN juga telah melakukan perbaikan dan mengganti jaringan yang sudah rusak.
 
"Ke depan PLN akan terus berupaya melakukan penguatan melalui perluasan jaringan, penambahan peralatan dan pemeliharaan secara berkala, sehingga suplai listrik dari pembangkit dapat disalurkan lebih maksimal," tambah dia.
 
Selain fokus untuk memberikan akses listrik bagi daerah-daerah yang belum teraliri listrik di Papua dan Papua Barat, PLN juga terus berupaya untuk meningkatkan jam nyala di lokasi-lokasi yang telah mengakses listrik dengan jam nyala terbatas.
 
PLN telah memulai upaya peningkatan jam nyala ini sejak Februari 2021. Sebelumnya, sistem kelistrikan di tiga kabupaten masing-masing berdiri sendiri. Guna meningkatkan keandalan pasokan listrik, PLN menghubungkan jaringan listrik ketiga kabupaten dan memusatkan pembangkit listrik di Kabupaten Deiyai.
 
Manihar berharap peningkatan layanan ini dapat mendorong pembangunan daerah tersebut. Ia pun meminta agar masyarakat dapat menggunakan listrik secara bijak dan bertanggung jawab sesuai aturan yang berlaku.
 
"Apabila nantinya saat pemeliharaan jaringan mengharuskan kami untuk merabas atau menebang pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik 20 kV dan berpotensi mengenai jaringan. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya potensi padamnya listrik karena gangguan pohon pada jaringan milik PLN,” tutur Manihar.
 
Sementara itu, Bupati Paniai Meki Nawipa juga berpesan kepada masyarakat agar setelah penambahan jam nyala listrik ini, dapat mendukung upaya PLN dalam menjaga pasokan listrik ke pelanggan.
 
"Kepada masyarakat yang pohonnya mengganggu jaringan listrik, baik itu Jaringan Tegangan Menengah (JTM) yang sudah beroperasi, maupun lokasi yang akan dibangun JTM. Jangan lagi timbul masalah dengan pihak PLN supaya tidak mengganggu keandalan kelistrikan di Paniai," jelas Meki.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan