Ilustrasi. Foto: Dok. PLN
Ilustrasi. Foto: Dok. PLN

Berita Terpopuler Ekonomi, PLN Siap Sambut Investor hingga Likuidasi 7 BUMN

Nia Deviyana • 27 September 2021 08:31
Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Minggu, 26 September 2021 terpantau menjadi perhatian para pembaca Medcom.id.
 
Berita itu di antaranya terkait PLN yang siap menyambut investor ke Indonesia. Masih ada empat berita lainnya juga masuk dalam daftar populer harian. Berikut rangkuman berita selengkapnya.
 
1. Miliki Cadangan Daya di Atas 50%, PLN Siap Sambut Investor ke Indonesia
 
PT PLN (Persero) siap menyambut investasi asing dalam pembangunan berbagai proyek listrik. Dengan cadangan yang melimpah dan infrastruktur kelistrikan yang andal, PLN memastikan pelayanan tanpa kedip bagi para investor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca berita selengkapnya di sini.
 
2. Dirjen Gatrik: Tarif PLTS Atap akan Lebih Kompetitif
 
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana memprediksi tarif listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap akan lebih kompetitif di masa mendatang.
 
Baca berita selengkapnya di sini.
 
3. Jadi Alat Pembayaran, PeduliLindungi Berpotensi Raih Untung
 
Peneliti ekonomi senior Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy mengatakan aplikasi PeduliLindungi berpotensi meraih keuntungan besar jika menjadi alat pembayaran digital, karena penggunaan metode pembayaran nontunai bakal terus meningkat ke depannya.
 
Baca berita selengkapnya di sini.
 
4. Pemerintah Pastikan Rencana Transformasi Ekonomi ke Arah Sirkular
 
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan transformasi ekonomi ke arah yang lebih "hijau" atau disebut dengan ekonomi sirkular.
 
Baca berita selengkapnya di sini.
 
5. Likuidasi Bikin BUMN Lebih Sehat dan Berdaya Saing
 
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto mendukung rencana Kementerian BUMN yang ingin melikuidasi atau menutup perusahaan pelat merah.
 
Dalam waktu dekat, Kementerian BUMN memang berniat untuk melikuidasi tujuh perusahaan BUMN antara lain PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Industri Gelas (Persero), PT Kertas Leces (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT Istaka Karya (Persero), PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero), dan PT Kertas Kraft Aceh (Persero).
 
Baca berita selengkapnya di sini.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif