Integrasi TPS3R dan budidaya maggot BSF oleh Ketua Kelompok Bale Maggot. Foto: PLN EPI
Integrasi TPS3R dan budidaya maggot BSF oleh Ketua Kelompok Bale Maggot. Foto: PLN EPI

Dari Sampah Jadi Cuan? Begini Cara Mengolah Sampah Organik

Annisa ayu artanti • 23 September 2026 11:50
Ringkasnya gini..
  • PLN EPI meresmikan TPS3R di Sekarbela, Mataram, untuk mengolah sampah rumah tangga dan UMKM.
  • Sampah organik dimanfaatkan sebagai pakan maggot BSF yang dikembangkan bersama kelompok masyarakat.
Mataram: Sampah organik dari rumah tangga dan pelaku UMKM di kawasan Pantai Bagek Kembar, Mataram, mulai diarahkan menjadi sumber daya yang punya nilai ekonomi

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama anak usahanya, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg), meresmikan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kecamatan Sekarbela.

Fasilitas yang diresmikan pada Kamis, 10 September 2026 lalu itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengolahan sampah. PLN EPI juga mengintegrasikan pengelolaan sampah organik dengan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang melibatkan masyarakat sekitar.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya PLN EPI mengembangkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di sekitar proyek gasifikasi PLTMGU Lombok Peaker.
 

Sampah Organik Diolah Jadi Pakan Maggot

Melalui TPS3R, sampah dari UMKM di kawasan Pantai Bagek Kembar dan rumah tangga sekitar akan dipilah berdasarkan jenis dan potensi pemanfaatannya.

Sampah organik kemudian dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan dalam budidaya maggot BSF. PLN EPI juga memberikan pelatihan kepada kelompok masyarakat agar pengolahan sampah organik tersebut dapat terus dikembangkan.

Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarawati mengatakan pengelolaan sampah membutuhkan kolaborasi dan keterlibatan masyarakat agar manfaat lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi.

“Persoalan sampah ini menjadi masalah kita semua. Karena itu, kita tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga mendorong bagaimana masyarakat bersama-sama mengelola sampah sehingga manfaatnya bukan hanya untuk lingkungan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Erma dalam keterangan tertulis, Rabu, 23 September 2026

Menurut Erma, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya PLN EPI menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar wilayah pengembangan infrastruktur energi.

“Harapannya multiplier effectnya tidak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga ada pemberdayaan lainnya. Kita ingin kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat ini semakin erat, termasuk melalui program-program pelatihan dan kerja sama yang dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Camat Sekarbela Arief Satriawan mengatakan TPS3R menjawab kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas pengelolaan sampah sekaligus akan melayani tiga kelurahan di Kecamatan Sekarbela.

“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama. Dengan adanya TPS3R ini, insya Allah akan mencakup tiga kelurahan yang ada di Kecamatan Sekarbela untuk pengolahan sampah,” kata Arief.

Menurut Arief, sampah yang masuk ke TPS3R akan terlebih dahulu dipilah berdasarkan jenis dan potensi pemanfaatannya.

“Sekarang ini pengolahan sampah memang menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Sampah yang dibawa ke sini lebih dulu dipilah. Insya Allah ini akan sangat bermanfaat,” ujarnya.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan