Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Foto : Medcom/Desi A.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Foto : Medcom/Desi A.

Menhub Minta Pemudik Lakukan Arus Balik Lebih Awal

Ekonomi arus balik menhub Lebaran 2022 Ramadan 2022 Mudik 2022
Eko Nordiansyah • 04 Mei 2022 17:17
Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyarankan kepada pemudik untuk bisa menjalani arus balik lebih awal. Upaya ini dilakukan untuk menghindari kepadatan selama arus balik setelah libur lebaran Idulfitri 1443 Hijriah.
 
"Persiapkan diri dengan balik lebih awal untuk menghindari kepadatan lalu lintas saat arus balik lebaran dan tetap disiplin protokol kesehatan saat perjalanan," tulis Budi Karya dalam Instagram pribadinya, Rabu, 4 Mei 2022.
 
Ia menambahkan lebaran tahun ini berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sebab pemerintah mengizinkan masyarakat untuk bisa mudik setelah dua tahun lalu dilarang akibat pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tahun ini menjadi momen yang sangat spesial, setelah dua tahun pemerintah memberlakukan larangan mudik akibat pandemi covid-19 kini mudik Lebaran diperbolehkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya.
 
Budi mengungkapkan, pemerintah akan menyiapkan berbagai strategi untuk memperlancar arus mudik dan balik tahun ini. Segala macam rekayasa laku lintas dilakukan guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
 
"Pemerintah terus mengupayakan berbagai kebijakan saat arus mudik dan arus balik lebaran, antara lain melalui kebijakan ganjil-genap dan rekayasa lalu lintas satu arah untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas," pungkas dia.
 
Dikutip dari Mengutip SK bersama Ditjen Perhubungan Darat, Kepolisian RI dan Ditjen Bina Marga, Nomor HK.201/4/15/DRJD/2022 tentang Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Lebaran 2022, menetapkan kebijakan ganjil genap dimulai dari 28 April mendatang.
 
Untuk arus balik, penerapan ganjil genap akan dilakukan mulai 6-8 Mei 2022 mulai pukul 14.00-24.00 WIB dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai KM 47 Tol Jakarta-Cikampek.
 
Meski begitu, berakhirnya pelaksanaan one way dan perpanjangan waktu bersifat situasional "Diskresi Kepolisian" dimulai dari gerbang tol Kalingkung KM 414 sampai dengan gerbang tol Halim KM 3+ 500. Apabila di gerbang tol Kalingkung semakin memanjang akan dilaksanakan one way mulai dari KM 442 (gerbang tol Bawen).
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif