Smelter. Foto : AFP.
Smelter. Foto : AFP.

Penyebab Progres Smelter Mempawah Lambat

Annisa ayu artanti • 21 Maret 2022 17:09
Jakarta: Progres pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) Mempawah, Kalimantan Barat sangat lambat. Hingga 28 Februari 2022 pembangunan fisik fasilitas itu baru mencapai 13,78 persen.
 
"Progres fisik sampai 28 Februari 13,78 persen. Sedangkan progres pembayaran sekitar 15,95 persen," kata Direktur Utama PT Borneo Alumina Indonesia Dante Sinaga, dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI, Senin, 21 Maret 2022.
 
Padahal, Dante menyebutkan untuk pembebasan telah dilakukan sebanyak 97,36 persen. Ia menjelaskan, terdapat isu dan kendala yang menyebabkan tersendatnya Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Isu pertama, ia membeberkan lantaran dispute dalam internal kontraktor EPC. Kontraktor EPC dalam proyek ini adalah Chalieco, BUMN asal Tiongkok, dan PT PP (Persero) Tbk.
 
Oleh karena itu, pengerjaan yang dilakukan keduanya hingga saat ini baru sebatas pembayaran down payment (DP) sebesar 10 persen.
 
"Sampai saat ini final konsorsium agreement belum mereka tandatangani. Ada hal yang belum mereka sepakati sehingga itu membuat proyek ini lambat sekali majunya," ungkapnya.
 
Pihak PT Borneo Alumina Indonesia, yang merupakan perusahaan patungan tara PT Inalum (Persero) dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pun sudah melakukan mediasi dengan melibatkan high level PT PP dan Chaileco untuk mencari jalan keluar, salah satunya adalah opsi perubahan division of responsibility.
 
Lalu, isu kedua adalah terkait kondisi tanah lunak di lokasi red mud stockyard. Red mud adalah limbah sisa dari produk refinery alumina. Lokasi tersebut harus dipindahkan agar biaya yang dikeluarkan sesuai dengan anggaran.
 
"Konsorsium meminta kepada owner meminta relokasi red mud ini ke tanah yang lebih keras. Sehingga bujet bisa terpenuhi," pungkasnya. Seperti diketahui, nilai proyek ini sebesar USD831,5 juta. Proyek ini ditargetkan selesai pada Juli 2023.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif