Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid. Foto: Medcom.id.
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid. Foto: Medcom.id.

Kadin Indonesia Bakal Minimalisir Krisis Pangan Demi Jaga Angka Kemisikinan

Ekonomi krisis ukraina kemiskinan pangan Kadin Rusia-Ukraina
Annisa ayu artanti • 15 Mei 2022 10:51
Washington: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan akan fokus dalam meminimalisir krisis pangan yang terjadi akibat imbas konflik geopolitik Rusia dan Ukraina.
 
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menjelaskan konflik geopolitik Rusia dan Ukraina mengakibatkan munculnya krisis global di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19. Tak hanya itu, konflik politik juga telah berimbas dan menyebabkan terjadinya krisis pangan global.
 
Menurutnya, hal ini merupakan ancaman yang lebih berat bagi dunia saat ini. Kelangkaan beberapa komoditas bahan pangan seperti kedelai dan gandum, berkurangnya pasokan dan produksi bahan pangan dibeberapa negara akibat kemarau panjang, ditambah lagi dengan kelangkaan pasokan minyak akibat perang, menyebabkan inflasi global, yang ditandai dengan kenaikan harga barang dan jasa secara umum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun, inflasi yang tinggi dapat melemahkan daya beli masyarakat dan dampaknya paling dirasakan oleh masyrakat yang kurang mampu dan berpotensi menyebabkan krisis sosial, dimana terjadi resiko peningkatan angka kemiskinan dan kesenjangan sosial yang semakin melebar.  Hal tersebut menjadi kekhawatiran Kadin Indonesia, sebab tak hanya itu, krisis pangan akan memberi multiplayer efek berupa krisis sosial maupun politik.
 
“Kadin Indonesia akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam upaya pencegahan dan  meminimalisir krisis pangan, sehingga tidak berdampak menjadi krisis sosial, yang kemudian bisa menjadi krisis politik dalam negeri,” kata Arsjad melalui keterangan tertulis,Minggu, 15 MRI 2022.
 
Arsjad juga menambahkan, Kadin Indonesia akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah, terutama dalam penguatan ketahanan pangan Indonesia terutama di sektor pertanian. Kadin Indonesia memiliki sebuah program pendampingan UMKM dengan skema close loop yang ditujukan untuk membina para petani, serta menciptakan kerja sama antara perusahaan  besar maupun kecil dengan para petani di Indonesia.
 
"Harapannya  program iklusif close loop ini dapat meningkatkan ketangguhan petani di Indonesia di tengah tantangan inflasi dan perubahan iklim," tuturnya.
 
Lebih lanjut kata Arsjad, walaupun dampak inflasi di Indonesia relatif kecil dibanding dengan inflasi global dan di negara lain, Indonesia harus bersiap diri dan mengantisipasi terhadap imbas inflasi global.
 
Dibutuhkan gotong royong, dialog sosial dan kerjasama antara berbagai pihak termasuk pemerintah, pelaku usaha, buruh untuk menghadapi tantangan krisis ini.
 
"Kerjasama antar negara juga sangat penting. Indonesia dalam hal ini memegang peran yang kritikal dalam mempererat kerjasama ekonomi international ini, terutama melalui presidensi G20 2022," imbuhnya.
 
Kadin Indonesia sebagai penyelenggara Business Forum B20 akan mengajak seluruh negara anggota G20 untuk ikut dalam dialog perumusan solusi pemulihan dan penguatan ekonomi global.
 
Tidak hanya itu, Indonesia melalui B20 tahun ini berkomitmen untuk memerangi pandemi dan ekonomi krisis ini melalui hasil kerja yang konkret dan nyata melalui investasi dan proyek kerjasama lainnya di bidang transisi energi, infrastruktur kesehatan, digital dan inklusif ekonomi.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif