Beras. Foto : MI/BENNY BASTIANDY.
Beras. Foto : MI/BENNY BASTIANDY.

Distribusi Beras Tetap Jalan Jika Ada Karantina Wilayah

Antara • 30 Maret 2020 13:41
Jakarta: Para pengusaha beras yang tergabung dalam Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) menjamin distribusi logistik seperti beras masih bisa terus berjalan.
 
Wakil Ketua Umum Perpadi Billy Haryanto mengatakan, jika memang akan diterapkan, dirinya ingin pemerintah hanya melakukan karantina wilayah.
 
"Sebaiknya karantina wilayah saja, karena distribusi beras masih bisa berjalan. Kalau lockdown, masyarakat tidak bisa ke mana-mana dan di rumah saja," katanya dikutip dari Antara, Senin, 30 Maret 2020.

Billy mengatakan bahwa karantina wilayah hanya membatasi pergerakan orang dari satu wilayah ke wilayah lainnya dan tidak membatasi pergerakan distribusi barang.
 
"Jadi di perbatasan wilayah nantinya para sopir truk yang membawa beras tinggal menunjukkan kartu pas," katanya.
 
Keberlangsungan pedagang beras menurut Billy menjadi penting di saat situasi krisis seperti sekarang ini. Karena peredaran beras di Jabodetabek 98 persen dipegang pelaku swasta. Selain itu banyak pekerja informal yang menggantungkan hidupnya dari distribusi beras.
 
"Kecuali Bulog yang dikelola BUMN yang pegang mau di-lockdown juga enggak masalah. Harus diingat, perhatikan kuli di pasar Cipinang rata-rata dari luar DKI, Serang, dan Karawang," katanya.
 
Berbeda apabila pemerintah memberlakukan lockdown, pengusaha beras di daerah tidak akan mengirimkan berasnya ke Jakarta. Karena mereka khawatir beras tidak akan masuk karena pemberlakuan karantina total. Selain itu, diksi lockdown, menurut Billy terkesan menakutkan bagi masyarakat.
 
"Lockdown kan dikunci total, sopir-sopir truk yang membawa beras takut bila statusnya lockdown, karena beras tidak akan masuk. Arus logistik jadi terganggu. Dan kalau dengar kata lockdown masyarakat jadi takut," tambah dia.
 
Menurut dia distribusi beras menjadi sangat penting, karena di pasar induk beras Cipinang, ketersediaan beras hanya cukup untuk 25 hari ke depan.
 
"Stok beras di pasar induk Cipinang cukup untuk 25 hari," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan