Menteri BUMN  Erick Tohir bagikan ribuan paket bantuan Telkom kepada warga terdampak covid-19. (Foto: Dok. Telkom)
Menteri BUMN Erick Tohir bagikan ribuan paket bantuan Telkom kepada warga terdampak covid-19. (Foto: Dok. Telkom)

Menteri BUMN Bagikan Ribuan Paket Bantuan Telkom kepada Warga Terdampak Covid-19

Ekonomi berita telkom
Gervin Nathaniel Purba • 20 Mei 2020 22:18
Jakarta: Menteri BUMN Erick Thohir secara simbolis menyerahkan 1.000 paket bantuan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kepada perwakilan masyarakat yang terdampak covid-19. Keluarga Besar Telkom Group Donasikan Hingga Rp40,7 miliar.
 
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2020. Pemberian bantuan dilakukan serentak di tujuh lokasi kantor Telkom Regional, yakni Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Balikpapan, dan Makassar.
 
Paket bantuan yang diberikan berupa sembako, Ta’jil buka puasa, dan bingkisan lebaran disiapkan melalui pemberdayaan tak kurang dari 1.300 Usaha Mikro Kecil dan Menengah mitra binaan Telkom.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keterlibatan para pelaku UMKM mitra binaan dimaksudkan untuk membantu dan menggairahkan para pelaku UMKM yang juga terdampak covid-19. Pada umumnya, mereka juga mengalami penurunan omzet.
 
Erick Tohir dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Telkom yang bekerja keras tiada henti untuk melaksanakan tugas. Tidak hanya mencari uang, tapi juga menjalankan tugas negara sebagai ujung tombak pergerakan ekonomi nasional dan membantu rakyat Indonesia.
 
Menurutnya, apa yang dilakukan Telkom saat ini sejalan dengan program pemerintah yang dicanangkan Presiden Jokowi. “Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden, bahwa bagaimana agar UKM terus jalan dan terus dibantu. Kemudian memastikan rakyat dapat terus makan dan bekerja. Bantuan dari Telkom luar biasa,” kata Erick, dikutip keterangan tertulis.
 
Dia juga memberikan motivasi agar tetap optimistis menghadapi situasi pandemi covid-19. “Jangan berhenti berkreativitas. Saat ini kita harus membangun bangsa kita berdiri tegak, harus berdikari. InsyaAllah kalau bersama-sama, kita bisa melewati ini. Ini bukanlah masa krisis, tapi masa introspeksi bagi kita untuk menjadi bangsa besar,” katanya.
 
Pada kesempatan itu, Erick didampingi Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah melakukan peninjauan ke lokasi pelaksanaan rapid test yang diselenggarakan gratis bagi masyarakat dan berinteraksi dengan perwakilan UMKM yang turut hadir.
 
Dalam kesempatan yang sama Menteri BUMN juga menyaksikan demo Autonomous UVC Mobile Robot (AUMR), atau lebih dikenal dengan Robot Disinfektan hasil karya Telkom University. Keseluruhan kegiatan dan peninjauan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, seperti penggunaan masker, face shield, dan physical distancing.
 
Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, memaknai momen Ramadan dan jelang Idul Fitri 1441 H, Telkom kembali menyelenggarakan program bantuan sosial yang bertajuk TelkomGroup Siaga, Satukan Hati Raih yang Fitri.
 
Berbeda dengan tahun sebelumnya, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama di tengah pandemi covid-19 yang melanda Indonesia, tahun ini bantuan yang disalurkan termasuk donasi dari gaji dan THR Karyawan TelkomGroup. Total keseluruhan bantuan yang mencapai Rp40,7 miliar tersebut disalurkan ke tujuh area Telkom Regional.
 
“Setiap tahun Telkom memang selalu menyelenggarakan kegiatan berbagi sebagai salah satu bentuk kepedulian kepada masyarakat. Namun pada kegiatan tahun ini memiliki arti tersendiri karena kita semua tengah menghadapi pandemi covid-19 dan tidak sedikit masyarakat di sekitar kita yang terkena dampak pandemi ini. Baik ekonomi maupun sosial,” ujar Ririek.
 
Menteri BUMN Bagikan Ribuan Paket Bantuan Telkom kepada Warga Terdampak Covid-19
(Foto: Dok. Telkom)
 
Selain bantuan berupa paket sembako, ta’jil buka puasa dan bingkisan Idulfitri, Telkom juga memberikan bantuan berupa rapid test gratis. Keseluruhan bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat dari berbagai profesi, lokasi dan latar belakang.
 
Bantuan paket sembako diberikan kepada masyarakat terdampak khususnya yang berada di area red zone. Paket buka puasa diberikan kepada pekerja informal seperti petugas kesehatan, buruh cuci, juru parkir, petugas sampah, supir taksi, dan pengemudi ojek online.
 
Bingkisan lebaran diserahkan kepada santri, anak yatim piatu, para relawan, dan tenaga medis. Sementara itu, rapid test gratis diperuntukkan bagi masyarakat yang masih harus bekerja dan beraktivitas di luar rumah.
 
“Melalui adanya bantuan sosial ini, diharapkan dapat memberikan manfaat, sehingga masyarakat dari berbagai latar belakang jadi terbantu. Semoga ini makin menambah optimistis masyarakat dalam menghadapi pandemi dan Allah selalu melindungi kita,” ucap Ririek.
 

(ROS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif