Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id

Pola Belanja Masyarakat Bergeser saat Pandemi Covid-19

Ekonomi Virus Korona transaksi non tunai lazada Ekonomi Digital Kenormalan Baru
Angga Bratadharma • 08 September 2020 14:33
Jakarta: Lazada Indonesia melihat terdapat perubahan pola berbelanja masyarakat saat awal pandemi covid-19 dan sesudah memasuki era kenormalan baru. Dari kondisi itu pula, Lazada Indonesia memandang masyarakat di Tanah Air sudah mulai terbiasa berbelanja secara daring atau tidak lagi secara fisik.
 
Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Monika Rudijono membenarkan ada pergeseran pola berbelanja masyarakat di masa awal pandemi covid-19 dan sesudah. Pada awal pandemi, pembelanjaan berfokus pada hal-hal yang sifatnya kebutuhan mendasar atau kebutuhan sehari-hari dan yang berkaitan dengan kesehatan.
 
"Sedangkan ke sini terlihat hal yang menarik karena sekarang masyarakat berbelanja seperti peralatan olahraga, peralatan berkebun, hingga memasak. Jadi hal-hal yang sifatnya lebih ke hobi," kata Monika, saat media briefing, Selasa, 8 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sedangkan memasuki era kenormalan baru sekarang ini, lanjutnya, masyarakat sudah mulai normal dalam berbelanja. Hal itu terlihat dengan industri pakaian mulai kembali bangkit usai terhantam di awal masuknya covid-19. Kondisi itu juga meyakini Monika bahwa masyarakat sudah mulai terbiasa berbelanja secara daring.
 
"Masyarakat sudah mulai terbiasa dengan berbelanja secara daring. Dan dari segi pengunjung kami melihat angkanya stabil. Terjadi peningkatan dan stabil," tukas Monika.
 
Di sisi lain, SVP Traffic Operations Lazada Haikal Bekti Anggoro menyebutkan pembelian gadget di Lazada Indonesia sekarang ini tumbuh positif. Hal itu dianalisis Haikal sebagai dampak dari pemberlakuan belajar dari rumah. Menurutnya kenaikan penjualan gadget di Lazada Indonesia lantaran para pelajar menggunakan gadget untuk belajar dari rumah.
 
"Gadget untuk kebutuhan kuliah atau sekolah di rumah secara via virtual. Yang namanya penjualan laptop dan smartphone kelihatan bagus sekali. Jadi terjadi peningkatan. Memang karena manfaatnya berbeda. Kalau dulu cuma untuk chatting atau telepon, maka kalau sekarang digunakan untuk kelas secara virtual. Jadi peningkatannya terlihat," tutupnya.

 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif