Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto : Medcom.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto : Medcom.

Pemerintah Terus Pacu Laju Industri Otomotif Tanah Air

Ekonomi otomotif Kementerian Perindustrian pandemi covid-19
Annisa ayu artanti • 18 Oktober 2020 12:28
Jakarta: Pemerintah terus memacu laju industri otomotif Tanah Air agar memberikan kontribusi signfikan bagi perekonomian nasional meskipun sektor tersebut terkena dampak pandemi cukup signifikan.
 
"Industri otomotif merupakan satu dari tujuh sektor yang mendapat prioritas pengembangan dalam implementasi industri 4.0 sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan tertulis, Minggu, 18 Oktober 2020.
 
Agus menyebutkan potensi pengembangan industri otomotif nasional didukung oleh posisi Indonesia yang menjadi pasar terbesar kendaraan bermotor di ASEAN.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada 2019, lebih dari satu juta kendaraan dijual di dalam negeri dan 300 ribu telah diekspor ke seluruh dunia," sebutnya.
 
Selain itu, keunggulan produk otomotif yang dibuat oleh pabrikan di Indonesia telah diakui hingga kancah global. Hal ini tercermin dari capaian Indonesia yang menjadi negara eksportir kendaraan completely built up (CBU) ke lebih dari 80 negara tujuan. Adapun lima negara tujuan utama tersebut di antaranya, yaitu Filipina, Saudi Arabia, Jepang, Meksiko, dan Vietnam.
 
Lebih lanjut, ia menjelaskan saat ini terdapat peluang yang cukup besar dalam menopang industri otomotif di Tanah Air. Sebab, adanya industri modifikasi kendaraan yang semakin tumbuh dan berkembang akan mendorong peningkatan aktivitas industri.
 
"Perkembangan industri modifikasi juga berdampak pada meningkatnya penjualan otomotif secara nasional, jelasnya.
 
Oleh karena itu, ia menambahkan berbagai kebijakan dan stimulus telah dirancang pemerintah guna membangkitkan kembali gairah usaha yang bergerak di industri otomotif. Salah satunya adalah pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif