Indonesia akan menggelar Bisnis Forum dan Ekspo Rempah Dunia di Danau Toba. Foto: dok MI.
Indonesia akan menggelar Bisnis Forum dan Ekspo Rempah Dunia di Danau Toba. Foto: dok MI.

Indonesia akan Gelar Bisnis Forum dan Ekspo Rempah Dunia

Ade Hapsari Lestarini • 25 Oktober 2021 16:04
Medan: Dewan Rempah Indonesia akan menggelar Bisnis Forum dan Ekspo Rempah Dunia, di kawasan Danau Toba, Parapat, Sumatra Utara. Mengusung nama "Indonesia Spices Bussiness Forum & Expo (ISBFE 2021)", agenda ini akan diikuti oleh berbagai komponen pemangku 
kepentingan rempah di seluruh Indonesia.
 
Selain itu, juga mengundang keikutsertaan dari negara-negara lain yang selama ini merupakan importir dan pengolah rempah yang menjadi sasaran ekspor rempah Indonesia, antara lain Uni Emirat Arab, India, Maroko, Algeria, Singapura, Tunisia, Amerika Serikat, Belanda, Brasil, Jerman, Belgia, dan masih banyak lagi.
 
"ISBFE 2021 ini sekaligus merupakan pengejawantahan dari amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 2017 yang mengamanatkan kepada semua pemangku kepentingan rempah Indonesia untuk bersama-sama mengembalikan kejayaan rempah Indonesia," jelas Ketua Umum Dewan Rempah Indonesia (DRI) Gamal Nasir, dikutip Senin, 25 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, amanat Jokowi ini telah disambut oleh kementerian terkait dan dunia usaha dengan meluncurkan berbagai program yang dipopulerkan dengan nama Spice Up The World. Presiden Jokowi direncanakan meluncurkan program "Indonesia Spice Up The World" (ISUTW) dalam Dubai Expo 2020 pada Oktober 2021.
 
Dia menjelaskan, kegiatan ini digagas oleh Dewan Rempah Indonesia bersama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kadin Sumatra Utara, serta Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI). Selain itu, juga didukung Kadin Indonesia, Pemerintah Daerah Sumatra Utara, dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Marves), Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta lembaga pemerintah lainnya.
 
Ketua Umum Kadin Provinsi Sumut Khairul Mahali selaku Wakil Ketua Dewan Rempah Indonesia (DRI) Provinsi Sumut menyatakan, sudah ada tiga agenda tetap pada penyelenggaraan ISBFE 2021 di Parapat-Danau Toba.
 
"Yakni seminar nasional tentang produk dan prospek rempah tradisional yang berkualitas nasional bahkan internasional, forum kontak bisnis dan klinik ekspor rempah nasional asal Sumut, dan pemilihan duta rempah Nusantara. Tapi bisa saja agenda dan materinya berkembang sesuai kebutuhan dan urgensinya nanti," paparnya.
 
Sejalan dengan pelaksanaan ini, Dewan Rempah Indonesia menerbitkan Buku Penetapan Hari Rempah Nasional 11 Desember dan Membangkitkan Kejayaan Rempah Indonesia. Gamal Nasir secara simbolis menyerahkan buku tersebut kepada Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi di Kantor Gubernuran, Jumat, 22 Oktober 2021.
 
"Kita sangat mendukung kegiatan tersebut," tambah Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi.
 
Adapun Kadin Indonesia melalui Kadin Sumatra Utara sebagai Tuan Rumah ISBFE 2021 ini berinisiatif untuk menyelanggarakan kegiatan ini yang secara nyata menjadikan ajang komunikasi langsung para petani, pengusaha, UMKM, dan pengolah rempah dalam satu forum bisnis yang benar-benar konkrit.
 
Serta terukur dalam meningkatkan ekonomi nasional melalui perniagaan rempah baik di Indonesia maupun mancanegara. Kegiatan ini diagendakan akan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi secara offline dari kawasan Hotrel Niagara, Danau Toba, Sumatra utara, serta online melalui platform virtual event.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif