Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Jangan Senang Dulu, Neraca Perdagangan RI Bisa Kembali Defisit

Ekonomi neraca perdagangan indonesia Ekspor-Impor pandemi covid-19
Eko Nordiansyah • 16 September 2021 16:08
Jakarta: Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah menilai neraca perdagangan Indonesia bisa kembali mengalami defisit. Pasalnya, surplus yang didapat saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh kenaikan harga komoditas dan penurunan impor akibat pandemi covid-19 yang melanda sejak tahun lalu.
 
"Surplus ini bisa kembali beralih jadi negatif kembali kalau harga komoditas menurun, dan pandemi sudah berakhir impor kita kembali normal," kata dia kepada Medcom.id, Kamis, 16 September 2021.
 
Menurut dia, sejak tahun lalu harga komoditas mengalami kenaikan sehingga neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus yang cukup besar. Apalagi secara umum ekspor Indonesia juga masih didominasi oleh ekspor komoditas yang harganya dipengaruhi permintaan luar negeri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena ekspor kita didominasi oleh komoditas, ketika harga komoditas naik ekspor naik, kita surplus. Tahun kemarin dan tahun ini, ekspor naik karena harga komoditas naik. Di sisi lain, impor turun karena pandemi, jadi surplusnya membesar," ungkap dia.
 
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus USD4,74 miliar pada Agustus 2021. Surplus terjadi setelah ekspor mencapai USD21,42 miliar sedangkan impor sebesar USD16,68 miliar.
 
Ekspor Indonesia pada Agustus 2021 naik 20,95 persen dibanding ekspor Juli 2021 dan naik 64,1 persen dibanding Agustus 2020. Sementara untuk impor juga tercatat naik 10,35 persen dibandingkan Juli 2021 dan naik 55,26 persen dibandingkan Agustus 2020.
 
Dengan surplus pada Agustus ini, Kepala BPS Margo Yuwono menyebut, Indonesia telah mencatatkan surplus selama 16 bulan secara berturut-turut. Margo berharap surplus ini bisa terus berlanjut sehingga bisa mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.
 
Sementara secara kumulatif dari Januari hingga Agustus 2021, neraca perdagangan Indonesia juga masih surplus USD19,17 miliar. Hal ini disebabkan oleh ekspor nasional sebesar USD142,01 miliar sedangkan impor hanya sebesar USD122,83 miliar.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif