Ilustrasi program Tapera - - Foto: Shutterstock
Ilustrasi program Tapera - - Foto: Shutterstock

BP Tapera Tunggu Proses Likuidasi Aset Bapertarum-PNS

Ekonomi pns ruu tapera rumah tapak
Husen Miftahudin • 11 Agustus 2020 17:25
Jakarta: Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) masih menunggu rampungnya proses likuidasi aset Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS) sebelum beroperasi penuh yang ditarget pada tahun depan.
 
"Kalau lewat mekanisme dari peraturan pemerintah dan undang-undangnya, harus ada tim likuidasi yang dikomandani oleh Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) untuk melikuidasi aset-aset Bapertarum," kata Komisioner BP Tapera Adi Setianto di Kompleks Metro TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa, 11 Agustus 2020.
 
Adi mengungkapkan likuidasi aset Bapertarum-PNS itu berupa kas dan nonkas seperti kendaraan, dan lain sebagainya. Likuidasi merupakan tahap awal sebelum BP Tapera melakukan validasi 4,1 juta peserta Bapertarum-PNS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terdapat empat tahap penyelenggaraan yang harus dilalui BP Tapera sebelum beroperasi penuh menghimpun dan menyediakan dana murah untuk pembiayaan perumahan. Saat ini pihaknya masih berfokus pada tahap I, II, dan III, sebelum masuk ke tahap keempat untuk bisa beroperasi pada 2021.
 
"Nah dari situ baru nanti diserahkan ke kita, kita catat by name. Sekarang lagi proses menunggu itu (data hasil proses likuidasi Bapertarum-PNS)," ucap Adi.
 
Sembari menunggu proses likuidasi Bapertarum-PNS rampung, BP Tapera menyiapkan infrastrukturnya, seperti sumber daya manusia (SDM), IT, serta tata kelola organisasi. "Jadi selama setahun ini kita menyiapkan terkait infrastrukturnya," papar dia.
 
Tak hanya itu, sambung Adi, pihaknya juga menyiapkan layanan dan aplikasi BP Tapera. Termasuk mempersiapkan model pengelolaan dana peserta yang mengkombinasikan simpanan dan investasi agar bisa memberikan imbal hasil optimal dan berkelanjutan.

 
"Begitu ini siap, Insyaallah target siap memberikan layanan itu September. Tapi semuanya tergantung dari pemerintah melimpahkan dana dan data peserta kepada kami. Begitu dilimpahkan, tahun depan insyaallah kita bisa mulai jalan," pungkas Adi.
 
BP Tapera bertujuan untuk menghimpun dan menyediakan dana murah jangka panjang yang berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan dalam rangka memenuhi kebutuhan rumah yang layak dan terjangkau bagi peserta melalui keterpaduan penyusunan rencana, program, dan pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan.
 
Pada tahap awal, BP Tapera akan berfokus mengalihkan 4,2 juta peserta eks Bapertarum-PNS hingga 2021. Kemudian, BP Tapera akan fokus melayani ASN dan mengalihkan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga 2022.

 
Setelahnya, BP Tapera akan melakukan perluasan kepesertaan pada kelompok pegawai BUMN, BUMD, BUMDes, serta TNI/Polri hingga 2023. Seterusnya, akan masuk ke sektor swasta, termasuk di dalamnya kelompok pekerja mandiri dan pekerja informal secara bertahap yang ditargetkan terealisasi pada 2027.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif