Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto: MI/Susanto.
Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto: MI/Susanto.

Erick Thohir: Kolaborasi Kementerian BUMN-Kejagung Bongkar Korupsi Pengadaan Pesawat

Annisa ayu artanti • 27 Juni 2022 16:37
Jakarta: Mantan direktur utama Garuda Indonesia berinisial ES resmi menjadi tersangka dalam kasus pengadaan pesawat yang diduga merugikan negara Rp8,8 triliun.
 
Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Menteri BUMN Erick Thohir dengan didampingi Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengumumkan secara langsung perihal penindakan kasus tersebut hari ini.
 
"Kami menetapkan dua tersangka baru, yaitu ES selaku Direktur Utama Garuda. Kedua adalah SS selaku Direktur PT Mugi Rekso Abadi," kata Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Senin, 27 Juni 2022.
 
baca juga: Pengadaan Pesawat di Garuda ke Soetikno  

Burhanuddin menjelaskan dari korupsi yang terjadi di tubuh Garuda di era 2005-2014 itu, total kerugian negara mencapai Rp8,8 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan kolaborasi antara Kementerian BUMN dan Kejaksaan Agung adalah bukti komitmen bersama untuk menghasilkan perbaikan mendasar.
 
"Ini bukti kalau kita mau berkolaborasi dengan baik antarinstansi pemerintah. Dengan dikelola secara profesional dan transparan, maka mampu menghasilkan yang terbaik bagi negara," ujar Erick.
 
Erick pun mengapresiasi BPKP yang sejak awal aktif membantu Kementerian BUMN dan kejaksaan untuk mengaudit perusahaan negara. Dengan komitmen bersama untuk memperbaiki BUMN, kata Erick, hasilnya nampak dari perbaikan performa sejumlah BUMN, termasuk di dalamnya Jiwasraya, Asabri, dan Garuda Indonesia.
 
"Program bersih-bersih BUMN bukan sekadar ingin menangkap saja, tetapi bagaimana kita memperbaiki sistem. Bagaimana kita me-minimized korupsi itu dengan sistem yang diperbaiki sehingga bisa mencegah korupsi secara jangka panjang," ujar Erick.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif