Pertambakan udang. Foto : MI.
Pertambakan udang. Foto : MI.

KKP Upayakan Kemandirian Produksi Induk Udang Unggul

Antara • 12 April 2022 17:39
Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengejar pencapaian target produksi dua juta ton udang pada 2024 dengan menciptakan kemandirian produksi melalui Program Pemuliaan Induk Udang Unggul.
 
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu menyampaikan guna memuluskan program pemuliaan induk udang unggul, atau National Shrimp Breeding Program, sebagai penggerak utama untuk menghasilkan induk udang vaname unggul, pihaknya akan menggandeng Oceanic Institute of Hawaii Pacific University.
 
Menurut dia, institut kelautan yang terletak di Amerika Serikat itu adalah salah satu lembaga riset yang berlokasi di Honolulu, yang digandeng untuk mengembangkan induk udang unggul, dengan tujuan agar Indonesia dapat memproduksi induk vaname unggul secara mandiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia pun menunjuk Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem, Bali sebagai Nucleus Center yang berperan sebagai ujung tombak KKP dalam menyediakan induk udang vaname yang unggul dan berkualitas di Indonesia. Sedangkan, lanjutnya, Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar dan BPBAP Ujung Batee akan memiliki peran sebagai Multiplication Broodstock Center (MBC).
 
“Mari kita tunjukkan BPIU2K di Karangasem ini betul-betul bisa menjawab tantangan saat ini yang sedang KKP canangkan yakni program terobosan pengembangan perikanan budidaya yang berorientasi ekspor dengan komoditas unggulan salah satunya adalah udang. Serta dalam rangka pencapaian target produksi udang nasional menjadi dua juta ton pada 2024,” jelas Tebe dikutip dari Antara, Selasa, 12 April 2022.
 
Menurutnya, saat ini BPIU2K Karangasem telah memiliki fasilitas di antaranya Nucleus Center sebagai tempat proses produksi benih udang vaname. Kemudian, fasilitas lainnya juga termasuk lokasi Tambak Uji Performa sebagai tempat proses uji multilokasi udang vaname, serta fasilitas Multiplication Center sebagai tempat pembesaran calon induk dan induk udang vaname.
 
“Di Balai Karangasem, ada dua pendekatan strategi yang sudah dilakukan yaitu seleksi famili dan seleksi individu,” ujar Tebe.
 
Selain itu, DJPB juga telah menjalankan Program Naupli Center Vaname, DJPB bekerja sama dengan PT. Bibit Unggul (Udang Global Gen). PT. Bibit Unggul memberikan hibah sebanyak 1.400 pasang induk vaname untuk dikelola di 3 UPT sebagai naupli center, yaitu BBPBAP Jepara, BPBAP Situbondo dan BPBAP Takalar.
 
Dalam Program Naupli Center Vaname bahkan BBPBAP Jepara sudah menerima hibah 600 pasang induk udang vaname dari PT. Bibit Unggul pada awal Maret 2022. Sementara untuk BPBAP Situbondo dan BPBAP Takalar, masing-masing akan mendapat 400 pasang induk di awal Juni 2022.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif