Ilustrasi proyek infrastruktur. FOTO: Waskita Karya
Ilustrasi proyek infrastruktur. FOTO: Waskita Karya

5 Tahun Mendatang, Waskita Bidik Potensi Bisnis Rp92 Triliun

Ekonomi waskita karya
Angga Bratadharma • 12 November 2020 12:30
Jakarta: PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) terus menjaga keberlangsungan bisnis ke depan meski dihadapkan pada tantangan berupa pandemi covid-19. Waskita memproyeksikan potensi pengembangan bisnis dalam beberapa tahun ke depan mencapai kurang lebih sebesar Rp92 triliun.
 
Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan potensi pengembangan bisnis dalam lima tahun ke depan tersebut meliputi proyek di Jawa yakni infrastruktur, konektivitas, dan pipanisasi senilai Rp49 triliun. Selanjutnya, potensi proyek di Kalimantan Timur dan Sulawesi untuk infrastruktur konektivitas dan EPC senilai Rp20 triliun.
 
Kemudian nilai proyek yang dikembangkan oleh entitas anak usaha, PT Waskita Realty yakni Waskita Modern Realti (Jawa Barat). Dalam hal ini Waskita Realty bermitra dengan Grup Modernland akan mengembangkan kawasan seluas 600 hektare yang akan diperuntukan sebagai hunian dan commercial center.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Waskita yang tergabung dalam konsorsium bersama dengan BUMN lain yaitu Jasa Marga, Adhi Karya, Pembangunan Perumahan, dan Brantas Abipraya juga direncanakan melakukan penandatanganan perjanjian pengusahaan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen.
 
"Proyek tol sepanjang 75,8 km tersebut memiliki nilai investasi sebesar kurang lebih Rp14 triliun. Kemudian untuk total potensi proyek pengembangan bisnis kurang lebih Rp 92 triliun," kata Destiawan, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 12 November 2020.
 
Sementara potensi ekspansi ke pasar luar negeri diproyeksikan senilai kurang lebih Rp71 triliun antara lain ke Timur Tengah, Afrika, serta potensi pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan. Untuk tahun ini, Waskita menargetkan nilai kontrak baru sebesar Rp26,8 triliun.
 
Hingga Oktober raihan kontrak baru mencapai Rp15 triliun. Raihan nilai kontrak baru paling besar berasal dari pembangunan tol, bendungan, irigasi, perkuatan pantai di DKI, Sewerage di Jambi dan gedung.
 
Dalam proses pengerjaan beberapa proyek tersebut, Waskita melakukan sinergi dengan anak perusahaan yaitu Waskita Precast, yang merupakan salah satu manufaktur terbesar di Indonesia dalam menyuplai produk precast dan readymix berkualitas.
 
Sinergi ini didukung dengan lokasi sembilan plant dan batching plant Waskita Precast yang tersebar di Sumatra, Jawa, hingga Sulawesi sehingga proses pengiriman produk lebih mudah dan cepat.
 
Waskita memiliki enam lini bisnis yaitu konstruksi, bidang investasi yang terdiri dari jalan tol, realty dan infrastruktur non jalan tol. Kemudian di bidang industri yaitu beton precast dan fabrikasi baja. Keenam lini bisnis tersebut didukung oleh anak-anak perusahaan seperti Waskita Toll Road, Waskita Karya Realty, Waskita Beton Precast, dan Waskita Karya Infrastruktur.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif