Industri Semen. Foto : MI.
Industri Semen. Foto : MI.

Kemenperin Rancang Stimulus Industri Semen dan Pelumas

Ekonomi pelumas semen Kementerian Perindustrian pandemi covid-19
Ilham wibowo • 22 September 2020 10:50
Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan rancangan kebijakan stimulus untuk industri semen dan pelumas dalam menghadapi tekanan dampak pandemi covid-19. Iklim dan keberlangsungan usaha diupayakan terjaga dengan mendukung kebutuhan yang sesuai kondisi saat ini.
 
Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Muhammad Khayam mengatakan bahwa pihaknya aktif melakukan beberapa kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung kondisi operasional sektor industri saat ini. Informasi yang sesuai dari pelaku industri akan memperkuat kebijakan yang lebih baik.
 
"Kami mendapatkan informasi dan masukan dari pelaku industri yang bisa menjadi bahan pengambilan keputusan dan pembuatan kebijakan di bidang industri terutama pada saat pandemi seperti ini,” kata Khayam melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 22 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sektor industri semen, kata Khayam, adanya pandemi covid-19 telah membawa dampak pada aspek permintaan pasar yang berkurang. Utilisasi industri semen pada semester I-2020 juga tercatat hanya sekitar 56 persen.
 
Sementara pada 2019, kapasitas produksi semen nasional mencapai 110 juta ton per tahun dengan konsumsi dalam negeri sebesar 70 juta ton per tahun. Peningkatan serapan pasar domestik perlu terus didorong lantaran semen menjadi komoditas yang strategis bagi Indonesia.
 
"Daya saing industri secara umum terkena dampak kondisi pandemi covid-19 yang membuat aktivitas ekonomi menjadi tidak seperti biasanya," imbuh Khayam.
 
Dukungan peningkatan daya saing juga dilakukan ke sektor industri pelumas dalam menghadapi tekanan pandemi covid-19. Penyerapan tenaga kerja langsung di industri ini pada 2019 ditambah sektor pendukung total mencapai 4.898 orang.
 
"Kami terus menjaga aktivitas sektor-sektor industri strategis di masa pandemi saat ini, sehingga bisa berkontribusi besar dalam upaya pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.   
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif