Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - - Foto: MI/ Susanto
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - - Foto: MI/ Susanto

Menhub Terjangkit Korona saat Bertugas

Ekonomi Virus Korona menhub
Desi Angriani, Suci Sedya Utami • 14 Maret 2020 22:21
Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya terjangkit virus korona saat menjalankan tugasnya. Budi disebut terjun langsung dalam menangani penyebaran covid-19 di objek vital seperti bandara dan pelabuhan.
 
Pratikno mengatakan Budi merupakan salah satu menteri yang aktif dan terdepan dalam penanganan dampak covid-19. Ia bertugas mulai dari evakuasi pemulangan WNI hingga penyediaan fasilitas karantina.
 
"Jadi sekali lagi, ini keterlibatan beliau, kerja keras beliau luar biasa untuk menjadi bagian dari penanganan dampak ini," kata Pratikno dalam jumpa pers di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Pratikno enggan membenarkan bila Budi terinfeksi virus tersebut saat menyambut 69 WNI ABK Diamond Princess di Bandara Kertajati, Majalengka. Ia menegaskan keterlibatan Menhub dalam penanganan pandemik global itu sangat besar.
 
"Banyak sekali tugas Kemenhub yang terlibat dalam hal ini. Sekali lagi, keterlibatan beliau sangat besar," tegasnya.
 
Sementara itu, Wakil Kepala RSPAD Gatot Subroto Budi Sulistya mengungkapkan Menhub merupakan salah satu pejabat negara yang terjangkit covid-19 dengan kasus nomor 76.
 
Menhub dirawat di rumah sakit swasta dengan penyakit penyerta yakni asma dan gejala tifus. Namun seiring berjalannya waktu, Budi mengalami sesak napas sehingga dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di RSPAD.
 
"Bahwa pasien nomor 76 adalah salah satu pejabat kementerian," ungkap dia.
 
Menurutnya, Menhub terjangkit lantaran kerap melakukan kunjungan ke berbagai wilayah atau objek vital yang menjadi pintu masuk ke Indonesia. Meski demikian, kondisi kesehatan Menhub semakin membaik setelah menjalani perawatan.
 
"Beliau adalah salah satu pejabat yang memang banyak melakukan kunjungan, termasuk mengunjungi beberapa tempat vital untuk alat masuk ke Indonesia," pungkas dia.

 

(Des)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif