Ilustrasi kegiatan ekspor - - Foto: MI/ Pius Erlangga
Ilustrasi kegiatan ekspor - - Foto: MI/ Pius Erlangga

Pemerintah Perlu Lobi Perdagangan Internasional Demi Tingkatkan Ekspor

Ekonomi perdagangan ri target ekspor Enggartiasto Lukita
Ilham wibowo • 10 Juni 2020 23:23
Jakarta: Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menilai pemerintah perlu meningkatkan lobi perdagangan internasional. Langkah tersebut penting dilakukan saat Indonesia mencapai rekor tertinggi dalam sengketa perdagangan internasional.
 
"Pasarnya (ekspor) kecil, berbagai negara-negara mementingkan kepentingan sendiri," kata Enggar dalam sebuah forum diskusi Denpasar12, Rabu, 10 Juni 2020.
 
Ia menjelaskan perdagangan bebas dalam perjanjian perdagangan tak lagi bisa dilakukan dalam meningkatkan kapasitas ekspor. Pasalnya, sengketa perdagangan internasional Indonesia sudah mencapai rekor tertinggi yakni, 14 inisiasi. Jika sengketa terus berlanjut, Indonesia bisa kehilangan sumber devisa negara sebesar USD1,9 miliar atau setara Rp26,5 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"On pipeline ada 16 kasus sengketa dan itu memunculkan proteksi luar biasa. Ini menyita perhatian karena memberikan dampak USD1,9 miliar dari sengketa ini," ujar Enggar.
 
Karena itu, lobi perdagangan internasional dan metode barter produk dapat menjadi solusi jangka pendek dalam meningkatkan ekspor. Di sisi lain, pemerintah dan para pelaku usaha juga harus memastikan berbagai komoditas yang cocok dieskpor melalui metode barter.

 
"Perjanjian zaman dulu yakni barter, harus dilakukan secara detail negara per negara, komoditas per komoditas. Barter bisa kita atasi dengan negosiasi," ucapnya.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif