Gedung BNI. Foto: MI/M Irfan
Gedung BNI. Foto: MI/M Irfan

KUR BNI Tembus Rp17,1 Triliun di Semester I

Antara • 27 September 2022 20:10
Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI telah mencatatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tumbuh sebesar 14,1 persen secara year on year (yoy) menjadi Rp17,1 triliun pada semester I-2022 dari sebelumnya sebesar Rp15 triliun pada periode sama tahun lalu.
 
"Penyaluran KUR Rp17,1 triliun, mengalami pertumbuhan 14 persen. KUR ini tumbuh terus selama lima tahun," kata Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XI DPR RI, dilansir Antara, Selasa, 27 September 2022.
 
Dia mengatakan jumlah debitur KUR perseroan juga tumbuh 19,1 persen yoy menjadi 406 ribu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada semester I-2022, dari sebelumnya sebanyak 375 ribu UMKM pada periode sama tahun lalu.
 
Baca juga: Pemerintah Beri Perhatian Besar Demi UMKM Naik Kelas 

Berdasarkan sektor, dia memaparkan penyaluran KUR terhadap sektor perdagangan tumbuh sebesar 30,4 persen, pertanian tumbuh 30,8 persen, jasa tumbuh 21,3 persen, industri pengolahan tumbuh 5,2 persen, dan perikanan tumbuh 15,3 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sektor yang tumbuhnya cukup kencang khususnya sektor pertanian yang tumbuh 30 persen," sebutnya.
 
Dengan adanya penyaluran KUR, dia menyebut sebanyak 14 ribu UMKM dengan total pinjaman Rp5,6 triliun mengalami kenaikan kelas. Dia menyebut penerima KUR yang naik kelas didominasi oleh UMKM yang melakukan pinjaman komersial.
 
Ke depan, dengan jaringan, cost of fund dan resources yang dimiliki oleh perseroan, pihaknya akan memanfaatkan bank digital untuk meningkatkan pelayanan terhadap UMKM.
 
Selain itu, dia berharap bank digital akan menjadi mesin pertumbuhan perseroan yang sustainable ke depan.
 
"Digital akan lebih ke UMKM. Akan menjadi sumber revenue dan membuat bank akan sustainable ke depan," imbuhnya.
 
Perseroan merencanakan akan meluncurkan bank digital UMKM pertama di Indonesia pada triwulan I-2023 nanti.
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif