Batik Air. Foto : AFP.
Batik Air. Foto : AFP.

Mulai Rebound, Batik Air Fokus Pengembangan Penerbangan Internasional

Ekonomi malaysia batik air Maskapai Asing
Annisa ayu artanti • 04 Mei 2022 14:00
Jakarta: Batik Air berencana untuk fokus program pengembangan rute internasional ke depan. Permintaan pasar terutama kategori full service di Indonesia dan global dinilai masih ada dan terbuka serta akan terus bergerak ke arah positif.
 
Batik Air senantiasa mengembangkan full service seiring meningkatkan jaringan serta kualitas layanan. Batik Air mulai membuka rute-rute baru serta melayani kembali (reoperate) rute lama baik domestik dan internasional yang sempat ditutup dari dampak pandemi covid-19.
 
"Optimalisasi konsep hub and spoke  sebagai model layanan yang memanfaatkan jaringan secara tepat," kata Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 4 April 2022.
 
Fokus operasional dan evaluasi pasar dilakukan melalui bandar udara internasional utama sebagai pengumpul (hub) domestik, yaitu Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK); Juanda Surabaya (SUB); Kualanamu Deli Serdang (KNO); Hang Nadim Batam (BTH); I Gusti Ngurah Rai Denpasar (DPS); SAMS Sepinggan Balikpapan (BPN); Sultan Hasanuddin Makassar (UPG); Sentani Jayapura (DJJ); Dominie Eduard Osok Sorong (SOQ)
 
Untuk kota tujuan sekunder domestik yang berperan sebagai pengumpan (spoke) antara lain bandar udara di Minangkabau Padang (PDG); Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (PLM); Supadio Pontianak (PNK); Yogyakarta Kulonprogo (YIA); Jenderal Ahmad Yani Semarang (SRG); Zainuddin Abdul Madjid Lombok (LOP); Sam Ratulangi Manado (MDC), Haluoleo Kendari (KDI), dan Pattimura Ambon (AMQ).    

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Program rute internasional bersama Batik Air di Malaysia melalui konsep penerbangan interline (saling terhubung) sehingga kesempatan para penumpang dapat terbang ke rute-rute maskapai mitra dari Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) semakin luas.
 
Antara lain Alor Setar, Amritsar, Bengaluru, Chennai, Chiang Mai, Colombo, Delhi, Dhaka, Hanoi, Ho Chi Minh City, Kathmandu, Kochi, Lahore, Mumbai, Phnom Penh, Trichy, Trivandrum, Yangon dan kota tujuan lain di berbagai penjuru dunia.
 
Selain itu, Batik Air mempersiapkan dan menempatkan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali (DPS) menjadi penghubung utama (hub) untuk jaringan internasional ke Australia yaitu Perth, Melbourne, Brisbane, Adelaide, Sydney, Auckland, dan Canberra.
 
Kemudian ke Selandia Baru, Asia Timur seperti Republik Rakyat Cina, Taiwan, Hongkong, Jepang, Korea Utara, Korea Selatan, Mongolia, Asia Tenggara seperti Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, Singapura, Brunei Darusalam, Vietnam, Loas, Asia Selatan seperti Bangladesh, Bhutan, India, Maladewa, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Timur Tengah, dan negara lain.
 
"Relaksasi (pelonggaran) pembatasan secara progresif memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan untuk prospek perjalanan internasional. Batik Air memprediksi dan optimis, mulai semester kedua 2022 dan seterusnya rute internasional akan menunjukkan peluang pasar dengan tingkat pertumbuhan yang sangat tinggi," pungkas dia.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif