Maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Foto: Medcom.id/Farhan
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Foto: Medcom.id/Farhan

Erick Laporkan Dugaan Korupsi, Begini Respons Dirut Garuda

Ekonomi BUMN Garuda Indonesia Kejaksaan Agung Erick Thohir
Annisa ayu artanti • 11 Januari 2022 16:07
Jakarta: PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) merespons laporan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terkait dugaan korupsi pengadaan pesawat.
 
"Kami tentunya memastikan akan mendukung penuh penyelidikan tersebut dan akan menindaklanjuti setiap keperluan penyelidikan yang disampaikan sebagai bagian dari upaya penegakan good corporate governance (GCG)," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam pesan singkat yang diterima Medcom.id, Selasa, 11 Januari 2022.
 
Irfan menjelaskan saat ini pihaknya juga berupaya menerapkan praktik bisnis sesuai dengan prinsip GCG. Hal itu ditekankannya lantaran untuk merealisasikan misi transformasi perusahaan guna menjadikan perusahaan yang sehat dari segi kinerja keuangan dan operasional.
 
"Garuda berkomitmen untuk mendukung setiap upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam setiap aktivitas bisnisnya," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun pada siang ini Erick Thohir bertandang ke Kantor Kejaksaan Agung untuk melaporkan tindak pidana korupsi terkait penyewaan pesawat ATR 72-600.
 
Erick menjelaskan, saat ini Garuda Indonesia sedang dalam tahap restrukturisasi. Namun, pada proses pengadaan pesawat terbang terdapat indikasi korupsi.
 
"Garuda ini sedang dalam tahap restrukturisasi, tetapi yang kita sudah ketahui juga, secara data-data valid, memang dalam proses pengadaan pesawat terbangnya, leasing-nya itu ada indikasi korupsi, dengan merek yang berbeda-beda. Khususnya hari ini (dengan merek) ATR 72-600,” ujar Erick.
 
Untuk mendukung laporan tersebut, Kementerian BUMN menyerahkan bukti-bukti audit investigasi, berupa dokumen administrasi yang dikumpulkan tidak hanya dari Kementerian BUMN, tetapi juga hasil audit dari BPKP.
 
“Kami fokus mentransformasi Garuda agar lebih akuntabel, profesional, dan transparan. Sudah bukan eranya menuduh, kami bertindak berdasarkan bukti. Terima kasih untuk Kejaksaan Agung telah mendampingi BUMN dalam bertransformasi,” tegas Erick.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif