Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Roylinus Ratumakin.

KKP Kini Punya Integrated Maritime Intelligent Platform, Bisa Jaga Kesehatan Laut Nih!

Insi Nantika Jelita • 29 September 2022 09:30
Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan soft launching Integrated Maritime Intelligent Platform. Infrastruktur teknologi ini mendukung program Ekonomi Biru untuk menjaga kesehatan laut dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
 
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Sakti Wahyu Trenggono untuk berkoordinasi lintas K/L untuk penggunaan teknologi itu secara optimal.
 
"Langkah yang dibuat KKP luar biasa sekali. Tinggal sekarang eksekusinya. Pak Trenggono, ini bisa diintegrasikan dengan Bakamla dan Kemenhan. Kita bisa buat efisiensi," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Kamis, 29 September 2022..

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Luhut meyakini keberadaan Integrated Maritime Intelligent Platform dapat berpengaruh besar pada keberlanjutan ekosistem kelautan, pemberantasan illegal fishing, hingga meningkatkan pendapatan negara melalui penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor kelautan dan perikanan.
 
Dalam kesempatan yang sama, Trenggono mengatakan, pembangunan Integrated Maritime Intelligent Platform sebagai media terintegrasi berfungsi menampung seluruh data dan informasi di KKP dan menjadi pusat komando untuk merespon kejadian ataupun sebagai alat pengambilan kebijakan dan keputusan.
 
"Saat ini KKP tengah menyiapkan roadmap ekonomi biru sepanjang masa yang dituangkan dalam lima program prioritas untuk memastikan laut tetap sehat dan populasi biota perikanan terjaga," ucapnya.
 
Lebih lanjut, Trenggono menjelaskan, salah satu program prioritas yang menjadi andalan adalah kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota. Untuk melindungi nelayan lokal di seluruh Indonesia pada zona penangkapan ikan terukur, KKP pun mengembangkan command center yang dapat mengawasi aktivitas perikanan di perairan Indonesia.
 
Baca juga: Ini Sejumlah Tantangan Pengembangan Ekonomi Biru

 
Penyiapan teknologi ini, lanjut Trenggono, fokus pada pengintegrasian seluruh sistem informasi yang ada di KKP, infrastruktur, data satelit dan penyiapan SDM, serta sistem pengawasan. "Ke depannya, platform ini juga akan mendukung pengawasan aktivitas pemanfaatan ruang laut, yang juga menjadi baseline saya dalam membuat berbagai macam kebijakan," paparnya.
 
Integrated Maritime Intelligent Platform dilengkapi dengan tiga fitur, yaitu fitur Monitoring yang memantau sebaran dan pergerakan kapal perikanan di seluruh perairan Indonesia berbasis VMS (Vessel Monitoring System) dan AIS (Automatic Identification System).
 
Kemudian, fitur Dashboard yang menyajikan informasi indikator utama sektor kelautan dan perikanan Indonesia, dan fitur Alert dengan fungsi mendeteksi setiap dugaan pelanggaran dan memberikan peringatan cepat kepada Command Center.
 
Selain layanan pemantauan kapal perikanan, Integrated Maritime Intelligent Platform menyediakan berbagai informasi spasial tematik dari Eselon 1 lingkup KKP untuk mendukung pengambilan keputusan, seperti sebaran dan luasan wilayah konservasi, sebaran tambak, sebaran dan luasan mangrove dan terumbu karang, sebaran alur kabel dan pipa bawah laut, dan lainnya.
 
"Kebijakan pengelolaan perikanan yang efisien dan lestari ini juga akan memberikan keuntungan ekonomi pelaku usaha," sebutnya.

 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif