Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Luhut Minta Akses Internet Berkualitas Perlu Didorong Merata

Ekonomi teknologi internet startup UMKM Luhut Binsar Pandjaitan Ekonomi Digital Unicorn pandemi covid-19 G20 Presidensi G20
Antara • 27 April 2022 20:54
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akses kepada infrastruktur internet yang berkualitas masih perlu didorong agar lebih merata.
 
"Peningkatan literasi dan keterampilan digital terutama untuk negara-negara berkembang juga masih dibutuhkan," kata Luhut dalam CSIS Global Dialogue 2022, Rabu, 27 April 2022.
 
Presidensi G20 Indonesia menyerukan kepada seluruh pimpinan negara anggota G20 untuk mempercepat pemanfaatan ekonomi digital.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, tata kelola ekonomi digital global juga diperlukan untuk menghindari kesenjangan digital dan menciptakan ekonomi digital yang inklusif, berkelanjutan, dan produktif.
 
Ia menyoroti masih banyak pihak yang tertinggal dari perkembangan teknologi, misalnya sekitar 300 miliar penduduk dunia yang belum bisa mengakses internet.
 
"Sebanyak 96 persen di antara mereka berada di negara berkembang. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), juga perlu mendapat perhatian khusus terkait perkembangan internet karena merekalah yang paling terdampak pandemi ini," katanya.
 
Menurutnya percepatan pengembangan teknologi digital menjadi salah satu peluang unik yang dibawa oleh pandemi covid-19 dan perlu dimanfaatkan, sekalipun pandemi ini merusak sistem kesehatan dan pendidikan global.
 
"Di masa pandemi, Indonesia berhasil menambah startup unicorn menjadi sembilan perusahaan yang menempatkan digitalisasi sebagai inti dari inovasi bisnisnya. Tren ini patut diapresiasi dan peluang investasi masih sangat terbuka untuk sektor ini," katanya.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif