Ilustrasi. Foto: AFP
Ilustrasi. Foto: AFP

Keputusan Pembukaan Ekspor Batu Bara Menanti Kabar PLN

Annisa ayu artanti • 12 Januari 2022 17:25
Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan ekspor batu bara akan kembali dibuka setelah PT PLN (Persero) memberikan pernyataan mengenai kondisi pasokan batu bara PLTU terkini.
 
Apabila pasokan batu bara untuk PLTU tersebut sudah terpenuhi dan dinyatakan aman, maka pelarangan sementara ekspor batu bara akan dicabut. Sedangkan jika pasokan batu bara masih belum aman, pelarangan sementara ekspor masih akan dilanjutkan.
 
"Jadi kami menunggu statement dari PLN bahwa situasinya sudah bisa diatasi dan untuk itu kita akan secara parsial memberikan izin ekspor kembali," kata Arifin dalam konferensi pers virtual, Rabu, 12 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arifin menjelaskan, pihaknya akan memprioritaskan pemberian izin ekspor kepada perusahaan-perusahaan tambang yang selama ini telah memenuhi seratus persen kewajiban batu bara dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO). Sedangkan bagi perusahaan-perusahaan yang belum memenuhi DMO, syarat untuk izin ekspor akan diberikan setelah perusahaan mampu memenuhi DMO tersebut.
 
"Jadi ekspor mudah-mudahan sore ini ada statement dari PLN menyatakan situasi suplai sudah aman," ujarnya.
 
Pemerintah melarang sementara ekspor batu bara mulai 1 Januari hingga 31 Januari 2022. Pelarangan tersebut lantaran kondisi pasokan batu bara untuk PLTU PLN dan Independent Power Producer (IPP) mengalami krisis.
 
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif