Menteri Perdagangan M Lutfi. Foto: Medcom.id
Menteri Perdagangan M Lutfi. Foto: Medcom.id

Mendag Yakin RI Bisa Keluar dari Middle Income Trap, Ini Syaratnya

Ekonomi Media Group Hilirisasi Industri M.Lutfi Middle income trap MGN Summit 2022
Eko Nordiansyah • 27 Januari 2022 15:23
Jakarta: Pemerintah berupaya mengejar target agar Indonesia bisa keluar dari status negara kelas menengah (middle income trap). Namun untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan kerja keras agar Indonesia mampu melewati tantangan yang ada.
 
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengaku optimistis Indonesia bisa menjadi negara maju sesuai target pada 2045. Dengan PDB per kapita USD4 ribu, maka Indonesia membutuhkan kenaikan tiga kali lipat untuk mencapai PDB per kapita USD12 ribu.
 
"Kalau kita disiplin di dalam mengerjakan daripada hilirisasi komoditas pertambangan kita yang kaya, loh jinawi ini, kita bisa. Untuk itu kita sedang berlarian menguber daripada target deadline tersebut," kata dia dalam MGN Summit 2022-Sinergi Bersama untuk Penguatan Sektor Riil, Kamis, 27 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski begitu, ia menyebut, Indonesia perlu menghadapi tantangan dan cobaan yang ada di 2022 ini. Menurut dia, tantangan yang pertama adalah masalah ketidaksesuaian antara permintaan dan suplai yang menyebabkan kenaikan harga.
 
"Jadi permintaan akan lebih banyak dari suplainya, kita belum siap, jadi harga akan naik. Di Tiongkok harga bahan pokok sudah naik sembilan persen. Di AS, inflasi total sudah lebih dari enam persen, Indonesia tahun lalu masih 1,86 persen," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, tantangan lainnya adalah masalah krisis energi dan krisis logistik yang juga terjadi di banyak negara. Tetapi Lutfi mengaku tetap yakin Indonesia bisa keluar dari situasi ini seperti yang terjadi pada 1998 saat terjadi krisis moneter.
 
"Kita tahun 98 ekonomi GDP per kapita hanya USD463 dalam 20 tahun dengan reformasi, disiplin, demokratisasi tumbuh jadi USD4 ribu, 1.000 persen naiknya 10 kali lipat. Nah sekarang kita menghadapi tantangan yang kedua untuk mengkalilipatkan GDP per kapita, saya yakin bisa," pungkas dia.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif