Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Ini Pengertian Strategi Pemasaran, Fungsi, hingga Contohnya..

Husen Miftahudin • 22 Mei 2023 14:30
Jakarta: Strategi pemasaran menjadi topik yang paling banyak diperbincangkan dalam dunia bisnis. Tentu saja, sebab strategi pemasaran yang baik dapat menarik konsumen, meningkatkan penjualan produk, hingga membuat bisnis berkembang.
 

Pengertian strategi pemasaran


Dikutip dari Gramedia.com, strategi pemasaran adalah tindakan terukur yang bertujuan agar produk perusahaan dikenal masyarakat luas. Strategi pemasaran merupakan seperangkat langkah bisnis yang telah digabungkan pada tingkat presentasi produk untuk menarik konsumen untuk membeli sebuah produk.
 
Tidak hanya menarik konsumen untuk memasukan produk ke dalam keranjang, strategi pemasaran juga memastikan pembeli mengenal produk yang ditawarkan, memverifikasi, dan mengulangi pembelian produk.
 
Strategi pemasaran yang komprehensif mencakup 4P, yaitu product, price, place, dan promotion. Dari sini dapat diketahui ruang lingkup strategi pemasaran mulai dari proses pembentukan produk hingga ke pasar sasaran, yang juga mempengaruhi harga produk (price) serta produk yang akan dipasarkan di mana dan dari media apa dari situ konsumen akan mengenali produk.
 

Ini fungsinya


Terdapat sejumlah fungsi dari strategi pemasaran, di antaranya adalah:
 

1. Pedoman pemasaran produk

Strategi pemasaran yang ideal melibatkan proses memperkenalkan produk kepada konsumen, melibatkan mereka dengan produk tersebut sehingga terjadi konversi saat produk tersebut dijual.
 

2. Tolok ukur keberhasilan

Jika strategi pemasaran dirumuskan dengan benar, produsen akan dapat mengukur pekerjaan mereka dengan membandingkan apa yang mereka capai dengan tujuan dalam strategi pemasaran. Oleh karena itu, merencanakan langkah-langkah spesifik dalam setiap strategi yang dibangun perusahaan sangatlah penting.
 

3. Alat kontrol dalam pengawasan

Dalam hal ini, rencana strategis yang disepakati bersama dapat digunakan untuk menentukan apakah tindakan yang diambil oleh perusahaan konsisten dengan strategi pemasaran. Rencana kerja ini kemudian dapat digunakan untuk menetapkan kembali langkah-langkah yang jauh dari tujuan strategi pemasaran.
 

4. Memberikan arahan jalannya perusahaan atau bisnis

Tentunya hal ini akan membantu mengkoordinasikan tim marketing secara lebih efektif untuk mencapai tujuan dengan lebih mudah.
 

5. Meningkatkan motivasi untuk melihat masa depan bisnis

Strategi pemasaran menuntut para pebisnis untuk memperkirakan kecepatan bisnis di masa depan agar secara tidak langsung memberikan semangat yang dibutuhkan untuk mengelolanya.
 

6. Sebagai standar untuk mengevaluasi kinerja anggota perusahaan

Dengan adanya standar evaluasi ini, tentunya pengendalian mutu dan kualitas kerja akan efektif dan strategi pemasaran bisa berfungsi untuk mencapai maksud atau tujuan bisnis dalam jangka pendek atau jangka panjang.
 

Tujuan strategi pemasaran


Tujuan dari pendefinisian jenis strategi pemasaran adalah untuk memaksimalkan keuntungan. Namun secara umum, tujuan dari strategi pemasaran adalah apa yang kita lihat dalam sebuah prosesnya.
 

1. Identifikasi target pasar yang tepat

Proses yang paling penting dalam merancang strategi pasar adalah mengidentifikasi target pasar yang berbeda. Dari situ, perusahaan dapat menentukan pasar mana yang akan dibidik.

Dengan demikian, spesifikasi produk, harga produk dan pendekatan pasar sasaran pabrikan akan lebih relevan. Ketepatan pemilihan target pasar sangat penting karena memengaruhi kinerja semua produsen. Dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat, segala bentuk inefisiensi akan dapat diminimalisasi.
 

2. Memaksimalkan alokasi sumber daya perusahaan

Anggaran, tenaga kerja dan waktu adalah sumber utama modal bisnis. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuannya, sebuah bisnis yang baik akan memastikan ketiga faktor tersebut tidak akan berkurang kecuali untuk memperoleh keuntungan atau laba yang sepadan.
 
Strategi pemasaran menyesuaikan dengan urgensi ini, dan bahkan dalam menentukan batasan anggaran dan metode pemasaran, perusahaan akan mendapat manfaat dari mengetahui prediksi ini.
 
Baca juga: SEO dan Backlink, 2 Jurus Ampuh yang Bikin Bisnismu Makin Dilirik
 

Contoh strategi pemasaran dalam bisnis


Lalu, bagaimana cara menyusun strategi pemasaran usaha yang baik? Berikut penjelasannya.
 

1. Cari tahu target pasarnya

Dalam memasarkan suatu produk, hal yang terpenting adalah memastikan kita telah melakukan riset dan mengetahui target konsumen kita dengan baik. Ini akan membawa kita pada keseimbangan antara apa yang menjadi milik produsen dan apa yang dibutuhkan konsumen.
 
Setelah mengidentifikasi target pasar potensial yang berbeda, segmen yang paling cocok dipilih dan dari situlah kita akan mempelajari karakteristik konsumen. Karena bagaimana cara berkomunikasi wanita usia 20 tahun ke atas dengan wanita usia 12 tahun akan berbeda. Apa yang mereka butuhkan juga berbeda, jadi hal seperti ini seharusnya sudah diakui secara luas sejak awal.
 

2. Merencanakan tujuan pemasaran

Ketika memasuki pasar, suatu produk akan mulai sama sekali tidak dikenal hingga menjadi produk penjualan yang tinggi. Disinilah diperlukan pendekatan khusus alias brand awareness, conversion, dan peningkatan revenue.
 
Berawal dari peningkatan brand awareness, perusahaan harus dapat memperkenalkan produk serta merek produk baru. Pengenalan ini tentunya merupakan langkah penting karena konsumen tidak akan merasa dekat dengan produk yang sama sekali tidak dikenalnya.
 
Setelah brand dikenal oleh konsumen, maka bisnis harus memiliki tahapan selanjutnya berupa conversion. Konversi atau conversion umumnya adalah tindakan ketika konsumen membeli produk yang ditawarkan.
 
Bagaimanapun, conversion memiliki implikasi yang lebih luas, termasuk mengubah konsumen menjadi pengikut di sosial media, melakukan submisi e-mail (dan kemudian menerima penawaran produk), dan masih banyak lagi.
 
Hal terakhir yang dilakukan konsumen adalah melakukan pembelian. Setelah mengetahui produk dengan baik dan mengikuti akun media sosialnya, konsumen akan tergiur lagi ingin memeriksa produk kita.
 

3. Marketing mix

Marketing mix terdiri dari 4P, yaitu product, price, place, dan promotion. Dari keempat hal tersebut, dilakukan upaya untuk memaksimalkan strategi pemasaran produk perusahaan.
 
Produk adalah apa yang kami kirim ke pasar. Saat itu, kualitas dan keunikan produk menjadi dua hal yang pasti akan diperhatikan oleh konsumen. Produk juga merupakan apa yang dilihat konsumen dari suatu merek, sebagus apapun merek tersebut, jika produk dari merek tersebut tidak memenuhi keinginan konsumen maka konsumen tidak akan melakukan konversi.
 
Selalu dikaitkan dengan produk, harga produk merupakan faktor penting dalam pengambilan keputusan. Harga bisa kita tentukan sesuai dengan target pasar yang kita miliki. Karena pastinya kemampuan bayar tiap jenis pasar akan berbeda.
 

4. Promosi dan iklan

Berkenaan dengan jenis strategi pemasaran, ada beberapa cara bagi perusahaan untuk memperkenalkan produknya ke pasar. Pertama, perusahaan dapat mempromosikan produk mereka secara organik.
 
Cara ini dapat dicapai dengan membuat blog bisnis yang secara terus menerus memberikan informasi yang bermanfaat bagi konsumen. Meskipun tidak mendorong konversi secara langsung, hal ini dapat mendekatkan konsumen dengan merek.
 
Tidak berhenti di situ, brand juga bisa memberikan informasi atau pengetahuan kepada konsumen melalui jejaring sosial media mainstream. Soft selling seperti ini dapat membuat ini mampu mempertahankan konsumen lama untuk tetap mengingat brand yang pernah berinteraksi dengannya.
 
Cara kedua adalah memanfaatkan iklan berbayar. Ada banyak pilihan iklan berbayar seperti Facebook Ads, Instagram Ads, Tiktok Ads. Pemilihan platform ini juga disesuaikan dengan target pasar yang diinginkan.
 
Misalnya, jika Anda ingin menargetkan remaja berusia antara 16 dan 24 tahun, maka iklan Tiktok dapat dipertimbangkan karena 41 persen penggunanya termasuk dalam rentang usia tersebut.
 

5. Meningkatkan brand awareness

Brand awareness adalah sejauh mana konsumen mengenali produk dari namanya. Misalnya, kita memikirkan Nike saat kita melihat tanda serupa dengan tanda centang, atau kita memikirkan Spotify saat melihat tanda segiempat berwarna hijau bertumpuk di atas tiga.
 
Kita juga akan membayangkan panda ketika mendengar istilah World Wild Fund. Keberhasilan ketiga merek tersebut dalam membuat orang mengingat nama dan logo mereka adalah contoh strategi pemasaran yang sukses.
 

6. Berikan sesuatu secara gratis

Konsumen akan membeli produk dari merek yang paling sering berinteraksi dengan mereka. Salah satu interaksi ini bisa melalui posting blog, media sosial, atau sampel produk gratis.
 
Dengan jenis pendekatan ini di konversi menjadi lebih mudah karena adanya kedekatan antara brand dan konsumen. Selain alasan tersebut, konsumen yang telah menikmati fitur-fitur produk tersebut secara gratis dalam waktu singkat akan merasa kehilangan ketika produk atau akun trialnya sudah habis.
 

7. Menargetkan pengguna handphone

Tidak kurang dari 30 persen konsumen yang menggunakan Internet saat roaming adalah pengguna ponsel. Oleh karena itu, penting bagi kami untuk membidik konsumen potensial seperti ini. Upaya ini dapat dilakukan dengan membuat website yang mobile friendly.
 

8. Manfaatkan SEO

Contoh strategi pemasaran ini juga berkaitan dengan dunia digital. Search Engine Optimization (SEO) adalah proses untuk situs web untuk mendapatkan traffic. Traffic tersebut dihasilkan dari editorial, pencarian organik maupun pencarian gratis di dalam sebuah mesin pencari.
 
Strategi ini akan terkait erat dengan pemasaran konten. Bahkan, itu juga bisa menentukan apakah konten tersebut berkualitas atau tidak. Konten yang memenuhi standar SEO bisa menempati peringkat pertama di mesin pencari.
 
Jika konten yang dihasilkan berkembang pesat, maka bisnis juga akan mendapatkan traffic yang tinggi. Itu juga dapat meningkatkan brand awareness. Jumlah perusahaan konsumen juga dapat meningkat.
 

9. Pemasaran transaksional

Pemasaran transaksional juga merupakan contoh strategi pemasaran. Salah satu tantangan utama yang dihadapi perusahaan adalah mencapai target penjualan untuk produk atau layanannya. Namun situasi strategi pemasaran transaksional ini dinilai cukup efektif dalam mengatasi masalah tersebut.
 
Bisnis yang menggunakan contoh strategi pemasaran ini dapat menarik konsumen dengan sesuatu yang menarik. Misalnya diskon, voucher, promosi, event yang diadakan secara besar-besaran. Hal ini tentunya akan mendorong konsumen untuk membeli lebih banyak produk yang ditawarkan melalui strategi pemasaran contoh ini.
 

10. Inbound marketing

Contoh strategi pemasaran selanjutnya adalah inbound marketing. Inbound marketing merupakan strategi bisnis. Tujuannya adalah untuk melibatkan konsumen dalam berbagai cara.
 
Salah satu contohnya adalah membuat konten yang berharga. Serta pengalaman yang akan disesuaikan dengan konsumen dari produk tersebut. Metode yang digunakan dalam inbound marketing adalah menumbuhkan bisnis dengan membangun relasi.
 
Hubungan yang dibangun disini adalah hubungan jangka panjang. Baik dengan konsumen, dengan calon konsumen maupun dengan para pelanggan. Dengan demikian, produk dan layanan akan terus mendukung konsumen dalam setiap perjalanan perusahaan.
 
Untuk contoh strategi inbound marketing ini, pesan yang disampaikan kepada konsumen dianggap sangat penting. Karena pesannya harus tepat dan relevan. Berbeda dengan strategi pemasaran yang cenderung mengganggu konsumen dan membuat mereka kesal.
 
*Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id*
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(HUS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan