Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyarankan para petani bawang merah untuk mengasuransikan lahan pertaniannya dengan mengikuti program asuransi usaha tani padi (AUTP). Dengan program AUTP, petani tidak akan mengalami kerugian meskipun mengalami gagal panen.
"Petani akan mendapat pertanggungan dari AUTP ketika mengalami gagal panen. Kami menyarankan petani mengikuti program ini agar mereka tidak mengalami kerugian," kata Syahrul, dalam keterangan tertulis, Selasa, 29 Juni 2021.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Ali Jamil menambahkan, AUTP diprogramkan selain sebagai upaya proteksi, juga merupakan bagian dari upaya Kementan untuk menjaga produktivitas petani.
"Dengan AUTP, produktivitas petani akan terjaga. Petani akan tetap berproduksi pada musim tanam, karena mendapat pertanggungan sebesar Rp6 juta per hektare per musim ketika mengalami gagal panen," kata Ali.
Petani akan tetap dapat menjalankan budidaya pertanian mereka karena memiliki modal untuk memulai kembali pertanian mereka. Selain itu, AUTP juga menjaga tingkat kesejahteraan petani.
Direktur Pembiayaan Ditjen PSP Kementan Indah Megahwati menyarankan kepada petani mengikuti program AUTP karena kaya manfaat. Cara mengikuti program AUTP cukup mudah. Petani harus bergabung dengan kelompok tani terlebih dahulu.
"Daftarkan AUTP 30 hari sebelum masa tanam dimulai. Untuk biaya premi petani cukup membayar Rp36 ribu, karena sisanya sebesar Rp144 ribu, disubsidi oleh pemerintah melalui APBN," ucap Indah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News